Tentang Hidup Saya

Tentang Rizqi, Saya harus berusaha supaya bisa menyantuni anak yatim, dhu'afa', shodaqoh, wakaf, jariyah dengan sebanyak-banyaknya
Tentang ajal, kematian adalah sesuatu yang paling dekat dengan saya, maka saya harus mempersiapkan diri untuk menyambutnya.
Tentang jodoh, dia pasti yang terbaik untuk saya dan saya juga yang terbaik untuk dia, harapannya saya dan dia sama-sama ikhlas, ridho, syukur, qona'ah, sabar, dan saling pengertian.
Tentang masa depan, saya tidak tahu, saya hanya bisa belajar dari masa lalu dan berusaha menjadi yang lebih baik.
Tentang harapan, saya kurang sabar saya hanya minta kepada Allah tergolong mina al-Shobirin, Al-Mukhlishin, Al-Mahbubin, Al-Mardliyyin, Al-Sholihin.
Tentang orang lain, mereka sebagai obyek pendidikan, jika saya tidak mau dilukai saya harus tidak boleh melukai, saya harus menghargai, tidak merendahkan karena belum tentu saya lebih baik dari mereka.
ALLAHU MA'II, ALLAHU NAADHIRII, ALLAHU SYAAHIDII.

Minggu, 13 Juni 2010

Guruku, Siswaku

siswa
Siswa adalah individu yang berkembang
Dan untuk membantu mengembagngkannya peru adanya stimulus baik dari internal maupun eksternal.
Dari internal siswa dapat mengasah kemampuan intelegensinya dengan memperbanyak membaca buku, menganalisis, menstabilkan emosional , kreatif, memecahkan problema yang dihadapi, inovatif dan mandiri.
Sedangkan eksternal siswa dibantu oleh lngkungan sekeliling bisa orang tua, guru dan teman.
Karakteeer individu siswa mulai terbentuk saat berada di lingkungan keluarga, gaya hidup yang ia alami saat itu membuat ia terbiasa dengan adanya sikap itu…
Maka sebagai orang tuaperlu mengajarkan hal-hal yang positf, karna anak saat itu mmudah terbentuk oleh keadan sekeliling mereka.
Orang tua perlu menerapkan home education agar anak terdidik mulai dini.
Disamping orng tua, guru merupakan factor utama juga, guru merupakan konselor yang berkewajiban membibing siswa yang sebagai konseling,
Dalam bimbingan belajar, membimbing pribadi, membimbing social, membimbing karir, dan membimbing moral.
Guru juga di anjurkan untuk selalu memotivasi agar intelektual siswase;a;u beerkembang.
Sehingga siswa akan benar-benar siap berada di tengah-tengah lingkungan.
Asyaihk hasyim asy’ari dalam adabu al ‘alim wa al-muta’alim menyebut kan
“siswa yang harus di lakukan siswa ada 10 :

1. menyucikan hati dari dengki, nipu, keinginan jelek keyakinan tidak bak dan ahlak jelek.
2. mempeerbaiki niat.
3. memanfaatkan waktu muda untuk bergegas menghasilkan ilmu.
4. menerima dengan penuh suka terhadap pakaian dan makanan yang ada(qona’ah)
5. memanage waktu nya dengan baik
6. mengurangi makan dan minum
7. bersikap wara’(menjauh dari dosa)
8. mengurangi mengkonsumsi makanan yang dapat mengurangi kecerdasan otak, seperti apel yang asam, kacang-kacangan, cukak dan lain-lain.
9. mengurangi porsi tidur
10. mengurangi bergaul dengan orang lain kecuali dalam hal yang harus ia lakukan.

Ssedang sikap siswa terhadap guru ada 12

1. istikhoroh
2. memilih guru yang alim ilmu yang syariat
3. taat pad guru selagi tidak dakam hakmaksiat.
4. mengagungkan dan menghormati
5. mengetahui hak-hak guru
6. sabar terhadap hal-hal yang di lakukan guru dan selalu husnuddhon (positif thinking)
7. selalu minta izin kalau mau menghadap
8. bicara baik saat di ajak bicara
9. memperhatikan yang di sampaikan guru
10. dudu di depan guru dengan sopan dansantun
11. tidak mendahului guru dalam bertanya atau menjawab
12. menerima dengan tangan kanan jika mendapat pemberian dari guru










Air Mata Siswa

Bapak ibu guru …
Terima kasih sedalam-dalamnya…
Atas semua kemurahan yang telah kalian berikan…
Kami tidak bisa membalas semua jasa bapak ibu guru…
Hanya ungkapan terima kasih tak terhingga,
serta iringan do’a
Semoga semua amal bapak ibu diterima
dan dibalas oleh Allah dengan yang lebih baik…
Bapak ibu guru…
Kami salah, kami khila…
Kami tidak bisa memberi kenyamanan, saat bapak ibu guru mengajar, kami sering ngobrol sendiri, sementara bapak ibu guru begitu semangat …
Bapak ibu guru begitu ikhlas dalam menyampaikan…
Saat bapak ibu guru memberi kami tugas pekerjaan
baik di rumah maupun di sekolah, kami teledor
Kami mengerjakan tidak begitu ikhlas,
kami asal mengerjakan
Sehingga nilai kami tidak seperti yang bapak ibu guru harapkan …
Banyak soal yang belum kami kerjakan, maafan kami..
Saat bapak ibu guru memberi pertanyan,
kami diam …Kami tidak menjawab..
Itu adalah salah kami, kami kurang paham kami tidak menghiraukan materi yang bapak ibu guru sampaikan …
Sehingga kami benar-benar tidak bisa menjawab, maafanlah kami …

Bapak ibu guru…
Jujur saja …
Salah satu materi yang bapak ibu guru sampaikan, kurang menarik bagi kami…
Kami merasa sulit untuk menerimanya …
Sehingga setiap ada ulangan, nilai kami di bawah standart …
Maakanlah kami
Kami akui kami kurang berusaha untuk bisa, mohon do’anya
Jujur saja…
Terkadang kami bosan dengan bapak ibu guru, dalam menyampaikan materi …
Kami tidak betah lama-lama duduk di dalam kelas, kami ingin cepat keluar…
Sehingga untuk melampiaskannya kami corat-coret dalam buku, biar kelihatan mendengarkan, tapi semuanya karena bosan…
Tidak jarang kami bicara sendiri sesama teman,
tak menghiraukan bapak ibu guru …
Kami akui itu salah besar, maakanlah kami
Bapak ibu guru …
Kami sering membuat marah bapak ibu guru dengan tidak sekolah, dengan mbolos (pulang sebelum waktunya), dengan tidak mentaati peraturan….
Dengan telat membayar administrasi, toh sebenarnya uangnya sudah dikasih oleh orang tua tapi kami habiskan untuk makan dan oya-oya bersama teman
Sehingga saat sekolah ada ujian kami tidak boleh mengikuti, maakanlah kami …
Jujur saja…
Saat bapak ibu guru memberi inormasi (surat pemberitahuan) pada orangtua, kami malu dan takut setengah mati, kami gelisah dan takut kalau orangtua marah …
Sehingga saat orangtua kami tanya kami membuat seribu alasan, agar kami aman, maakanlah kami …
Bapak ibu guru…
Saat bapak ibu gutu tanya
Kenapa kami tidak masuk sekolah
Kami menjawab
Bu baju saya basah ….
Besoknya bapak guru tanya
Kami menjawab
Pak sepatu saya basah
Berikutnya bapak ibu guru tanya karena kami juga tidak masuk lagi
Kami menjawab
Bapak ibu guru kami ketiduran, tidak ada yang membangunkan.
Jujur saja itu semua akal-akalan kami, biar kami terhindar dari sangsi, kami tidak masuk karena malas …
Maakanlah kami
Bapak ibu guru…
Sebenarnya pagi itu (atau sore atau malam) kami sudah pamitan orangtua pergi ke sekolah…
Di tengah jalan kami tertarik dengan sesuatu sehingga kami di situ dan tidak masuk sekolah…
Kami lebih mementingkan bermain dari pada mengikuti pelajaran
Maafkanlah kami
Bapak ibu guru …
Kami sering membanding-bandingkan antara satu guru dengan yang lain, sehingga efeknya kami kurang tertarik dengan bapak ibu yang menurut kami kurang menarik.
Toh semestinya tidak boleh demikian
Bapak ibu semua adalah guru kami, guru yang selalu berusaha memberi yang terbaik untuk kami
Guru yang menjadi pelantara lantaran kami dan tuhan kami …
Maakanlah semua salah kami
Bapak ibu guru …
Kami adalah anak didik bapak ibu guru
Kami anak yang perlu motivasi, anak yang perlu bimbingan
Banyak hal yang tidak sesuai menurut pandangan bapak ibu guru…
Maklum, kami masih belajar dan berusaha …
Bimbinglah kami, dan luruskan jalan kami
Kami ingin menjadi anak didik yang dibanggakan guru-gurunya, anak didik yang disayang dan dikasihi para guru….

Bapak ibu guru….
Kami ingin bisa dan faham semua materi yang bapak ibu guru sampaikan…..
Agar bapak ibu bangga ….
Kami ingin menjadi siswa yang menjadi idaman para dewan guru….
Namun….. inilah kami
Kami punya keterbatasan dalam menerima kapasitas intelegensi kami cukup sampai disini
Kami unggul di salah satu bidang pelajaran namun di bidang yang lain kami lemah…. Mohon bimbingan dan arahan dari bapak ibu guru……
Bapak ibu guru….
Ssaat baapak ibu guru memaparkan materi yang kami anggap sulit …..
Kami mencoba untuk aktiv mengikutinya
Saat itu kami faham, namun maaf…….
Begitu memori otak kami kemasukan item materi lain pelajaran yang awalnya faham menjadi hilang……….
Malamnya kami mencoba untuk mmengulang….
Kami faham saat itu…
Namun maaf….t
Saat ada ulangan, file itu akan terdelet dari sub memori otak kami… Maafkan kami…
Kami mempunyai keterbatasan
Bapak ibu guru…..
Mengenai sikap dan perilaku
Kami mencoba menjadi siswa yang baik
Yang santun terhadap siapapun terlebih pada babpak ibu guru….
Kami ingin bisa bahassa yang sopan, sikap yang ssopan
Namun lingkungan kami membentuk pribadai yang seperti ini, kami terbiasa hidup sepeereti saat bapak ibu guru saksikan , maafkan jika sikap kammi kurang berkenan,kami mohhon bimbinganya…
Bapak ibu guru……..
Kadang kami menginginkan bapak ibu guru untuk tidak masuk kelas,jam pelajaran di kosongkan saja,agar kami bisa canda dan main-main bersama teman-teman
Kadang terbesit keinginan tidak pantas yaitu semoga bapak ibu guru ada halangan sehingga tidak masuk kelas.
Kami kin sadar……..
Kami tidak bisa membayangkan bagaimana kalau bapak ibu benar-benar tidak ada
Bapak ibu benar-benar tidak bisa masuk kelas karena terbaring sakit,maka tiada lagi sosok yang menasehati kami,tiada lagi yang mengajarkan ilmu pada kami,tiada lagi yang menjadi tempat kami mengadu untuk mencari solusi atas problem kehidupan kami,kami akan rindu marah bapak ibu guru,kami yakin marah bapak ibu adalah rasa saying
Kami akan sangat menyesal jika bapak ibu guru tidak bisa hadir didepan kami karena dipanggil Allah usia bapak ibu ditutup ole Allah,
Kami tidak bisa membayangkan bagaimana sedih kami,di kelas tiada lagi yang berdiri saat jam bapak ibu masuk
di kelas tiada lagi yang marah-marah karena kami telat masuk kelas,tida lagi sura merdu yang kami dengar dari bibir bapak ibu guru
ya Allah……….
sehatkan fisik dan psikis ibu bapak guru kami
panjangkan usia bapak ibu guru kami agar kami tetap bisa mengikuti pelajarannya,agar kami tetap dengar kata mutiara bapak ibu guru kami

Bapak ibu guru…
Kami ingin suksses seperti yang bapak ibu guru harapkan..
Kami mulai membenahi diri…
Kami mencoba untuk meraih prestasi itu
Kami belajar
Kami ikuti saran bapak ibu guru
Kami berusaha dan berdo’a, do’akan kami…..
Karna ridho bapakibu gur adalah jalan bagi kami…
Timah kasih…
Bapak ibu guru…
Mulai saat ini kami akan terus berbeneh diri..
Kami berussaha menciptakan suasana yang nyaman, tertib, kondusif…
Agar bapak ibu guru merasa nyamansaat di depan kaami mengajar kan limu…
Sehingga ilmu keluar dari hati bapak ibu guru dan masuk dalam hati kami….
Karna seeuatu yang keluar dari mulut maka akan masuk di telinga dan mudah sirnah….
Sedang sesuatu yang kelllluar dari haati maka aan masuk ddalam hati
Kamitiddak akan bicara sendiri saat pelajaran dimulai, kami tidak akan corat-coret yang tidak perlu kami berusaha tidak tidur agar tidak salah faham kami ingi mendengarkan bapak ibu guru mohon ridho kami…
Agar kami bisa…….


Bapak ibu guru….
Jika suatu hari bapak ibu guru memberi tugasbaik dikerjakan dikelas atau di rumah
Kami berjanji akan mengerjakannya dengan penuh semangat…..
Kami akan mencoba kembali dan kami telah mempersiapkan semuanya karena kami sadar…
Kami skarang mulai aktif belajar….
Kami ingin hati bapak ibu guru senang dan selalu tersenyum karena kami bisa ….
Kami tidak ingin bapak ibu guru bermuka cemberut ,, marah karena keteladoran kami…
Kami sekarang sudash siap…..
Kami sadar…..
Ridho bapak ibu guru
akan menyebabkan ridhonya Allah…….
Guruku…….
Engkau pahlawan sejati
Yang memperjuangkan misi ilahi
Engkau serbukan mutiara ilmu….
Yanga menyejukkan isi kalbu..

Dengan langkah pasti.
Engkau ajarkan pada kami……
Dengan keyakinan penuh ..
Engkau lakukan tanpa pamrih..
Engkau sinari hati yang telah ama layu
Engkau lenturkan akal yang telah kaku
Engkau suburkan pikiran yang telah tandus
Engkau sadarkan nafsu yang telah lama rakus


Kusebut namamu….
Tuk memgigaat jasamu…
Ku amalkan apa titahmu…
Tuk kau gapai pahala jerih payahmu…..
Guruku….
Dibawah tanah jasadmu diletakkan
Di atas tanah namamu diagungkan
Engkau tinggalkan yang kami perlukan…..
Engkau wariskan yang kami butuhakan….

Sunggggguh mulia perjuanganmu…
Semoga Allah membalas semua amal baikmu…

Engkau lakukan tanpa mengenal lelah
Engkau ajarkan tanpaa rasa gelisah….
Sakit apapun tiada kau rasa…
Aaral apapun buakan kendala…
Engkau tetap ajarkan ilmu suci
untuk mengenal siapa Robbi….
Guruku…..
Kami para siswa sebagai saksi
Atas usahamu mencerdaskan anak negeri
Kami para siswa sebagai saksi
Atas perjuanganmu mendidik muda mudi
Yang berjiwa islami
Tempat ini juga saksi…
Bangku ini juga saksi…
Engau dikenang karna pengorbananmu yang gigih, menyebarkan sinarnya ilmu…
Aku mengenal tuhanku karna kamu
Aku mengenal nabiku karena kamu..
Aku mengerti agama lantaran kamu
Aku mengerti baik buruk karena penjelasanmu
Selamat jalan guruku……
Semoga aku bisa yang sepertiyang engkau tuju…





\

GURU

Guru adalah pendidik generasi muda yang mewarisi para nabi dan rasul dalam menyampaikan syariat.
Guru adalah pendidik jiwa dan raga dengan membawa misi suci, tentang ketuhanan dan kenabian..
Guru adalah pendidik yang mengabdikan dirinya untuk kemaslahatan umat, diseluruh alam.
Guru adalah pelita alam yang menyinari kalbu dalam gelapnya kebodohan..
Guru adalah pendidik yang sangat menginginkan siswanya menjadi insan yang lebih baik darinya.
Guru adalah pendidik yang bilang “Nabi bersabda” Kalau Allah SWT memberi hidayah kepada seseorang melalui kamu itu lebih baik bagimu daripada harta yang banyak”.
Guru adalah pendidik yang rela mengorbankan jiwa dan raganya demi kesuksesan anak-anak didiknya.
Guru adalah pendidik yang menunjukkan jalan menuju ridho illahi Robby..
Guru adalah pendidik yang terkadang lupa akan dirinya sendiri karena merasakan manisnya mendidik para siswa-siswinya.
Guru adalah pendidik yang rela dan tulus dalam menjalankan tugasnya.
Guru adalah pendidik yang tidak meminta apa-apa selain keaktifan dan kedisplinan anak didiknya.
Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang selalu berharap pada semua anak didiknya menjadi orang yang sukses dunia akhirat, anak didiknya menjadi generasi penerus yang tangguh.






Air Mata Guru

Anak-anakku..
Kalian mengerti atau tidak akulah orangtua kalian …
Aku menyayangi kalian lebih dari menyayangi diri dan keluargaku..
Karena kalian adalah anak-anakku yang sangat aku sayangi..
Kalian tahu atau tidak ..
Di rumah anak dan istriku terbaring melawan sakitnya..
Namun aku tetap disindani berdiri di depan kalian untuk sesuatu (ilmu) yang harus aku sampaikan..
Di rumah, keluargaku membutuhkan a ku tapi aku tetap menyempatkan untuk tetap disini, menemani kalian dalam belajar dan berjuang.
Sesungguhnya badan ini juga sakit namun rasa itu sirna saat aku di depan kalian..
Kalianlah sejatinya obat yang mujarab..
Anak-anakku..
Saat kalian ramai sendiri di dalam kelas hati ini sebenarnya memberontak...
Namun aku sadar..
Kalian adalah anak-anakku yang baru belajar dan perlu bimbingan…
Saat kalian tidak bisa menjawab pertanyaan yang aku tanyakan, hati ini sedih…
Hati ini menangis..
Kenapa kalian tidak bisa….
Tapi aku sadar, ini adalah salahku, aku kurang memaksimalkan dan kurang bisa menjelaskan materi pada kalian, sehingga kalian tidak paham, maakan aku…
Saat kalian tidak mengerjakan tugas rumah hati ini sakit…
Hati ini seakan tersayat…
Kenapa kalian seperti itu…
Karena malas, atau tidak bisa atau sudah berusaha namun tetap tidak bisa…
Tapi aku sadar…
Itu adalah salahku, aku tidak bisa membuat kalian semangat dalam mengerjakan…
Saat kalian kelihatan susah dalam mengerjakan soal cawu atau semester atau unas hati ini menangis…
Aku kasihan pada kalian…
Mungkin soal itu terlalu berat untuk kalian sedang kalian tidak mampu soalnya terlalu sulit sehingga kalian terasa seperti itu..
Tapi tetaplah kerjakan soal itu suatu saat nanti kalian akan tahu..
Saat kalian aku panggil untuk menghaal kalian tidak sampai target yang aku tentukan…
Hati ini luka…
Aku sedih….
Tapi aku yakin, kalian telah berusaha semaksimal mungkin namun hanya sampai situ kapasitas memori otak kalian…
Saat aku jelaskan mata pelajaran kalian tidur sendiri atau bicara sendiri atau tidak memperhatikan pelajaran hati ini sakit
Hati ini menangis…
Kenapa seperti itu ; tapi aku sadar, mungkin caraku tidak sesuai dengan keinginan kalian. Aku kurang menyenangkan dalam menyampaikan atau kalian terlalu capek sehingga tertidur…
Atau kalian baru tidak enak badan atau kalian baru dalam dilema atau sedang ada masalah…
Namun aku minta .. mengertilah.. karena waktu itu sangat berharga dan tidak akan terulang kembali.
Saat aku tanya paham atau belum kalian diam
Hati ini bertanya ..
Diam kalian karena sudah paham atau malu bertanya..
Atau karena sesuatu yang lain .
Tapi aku yakin.. kalian telah paham
Saat aku tanya paham atau belum dan kalian bertanya hati ini senang.. hati ini menjadi mengerti kalian inign bisa, kalian sungguh-sungguh semoga kalian bisa
Anak-anakku…
Saat sikap kalian kurang mencerminkan sebagai seorang pelajar hati ini bertanya-tanya... seakan menyalahkan kalian tapi aku sadar mungkin itu pengaruh dari sikapku yang kurang mencerminkan sebagai seorang pendidik…
Aku menjadi malu pada diriku sendiri sebagaiman kata Ahmad Syauqi
“Jika guru berbuat salah sedikit saja, akan lahirlah siswa-siswi yang lebih buruk darinya”
Saat baju kalian kurang rapi dan kurang bagus hati ini sedih dan menangis, ingin rasanya membelikan yang baru…
Namun…Aku sendiri seperti ini…
Anak dan istriku juga berpakaian sama. Hanya Allah yang akan memerbaiki dan mengganti yang lebih baik.
Saat kalian acuh tak acuh pada Bapak Ibu Guru dan pada pelajaran hati ini sakit.. hati ini tersayat apa yang salah dari aku…
Jika salah…maafkanlah
Saat kalian masuk kelas dan aku mulai memaparkan materi pelajaran kalian tidak menulis.. hati ini berontak ..
Hati ini sakit…
Namun aku sadar mungkin kalian lupa membawa buku atau tangan kalian sedang sakit atau kalian memang tidak punya dan tidak bisa membeli ataukah itu kesengajaan kalian semoga besok-besok lebih baik..
Anak-anakku…
Sehabis sholat aku selalu berdo’a untuk kalian …bahkan disaat kalian nyeyak tidur aku paksakan bangun demi mendo’akan kalian, dalam do’aku aku memohon
“Ya Allah …jadikan anak-anakku menjadi anak yang sholeh atau sholehah berbakti kepada Allah, Rasullullah, Orangtua, Guru, dan yang lebih tua
Mereka sedang belajar..
Mereka butuh bimbingan..
Mereka belum mengerti..
Mohon beri petunjuk untuk mereka..
Jadikan mereka generasi penerus bangsa dan agama yang handal..
Berilah kekuatan mereka untuk tetap bisa belajar dan berusaha
Berilah jalan untuk mencapai kesuksesan…
Jika mereka salah, mohon ampunkan karena mereka belum tahu ..
Berikan mereka ketabahan dalam segala cobaan…
Ya Allah ..
Mereka anak-anakku..
Aku memohon pada-Mu, lindungi mereka dari bahaya dunia dan akhirat..
Berilah kesehatan jasmani dan rohani sehingga tetap bisa menjalankan aktiitas belajarnya ..
Lindungi mereka dan jadikan mereka hambamu yang sholeh …
Mudahkan segala urusannya..
Kumpulkan mereka dengan kami sampai di surga nanti..
Agar kami bisa melihat wajah ceria mereka kembali bersama rasul-Mu…Amin…


Anak-anakku ….
Aku membosankan dan kurang menarik
Aku sering marah karena kesalahan yang sepele
Aku mudah tersinggung dengan sikap dan kata-kata kalian
Maakanlah aku, itulah kebodohanku yang baik dari aku. Lalukan dan kerjakan, yang jelek dari aku buang jauh-jauh…
Anak-anakku…
Jika suatu saat nanti aku sudah tidak bisa berada di depan kalian …
Entah karena tutup usia atau karena sakit atau karena tua atau karena tidak ada kesempatan lagi, mohon kenang dengan yang baik-baik saja, amalkan yang ada manfaatnya, serta tinggalkan yang ada masalahnya..
Jika karena tutup usia mohon do’akan aku semoga amal baikku diterima Allah dan amal jelekku diampuni Allah..
Hanya do’a kalian yang menjadi harapanku dan semoga besok di surga nanti kita bisa bertemu kembali..
Kita akan cerita masa lalu kita yang penuh dengan warna ini …
Anak-anakku sekalian..
Menapaki jalan untuk meraih ilmu adalah perjalanan mulia, hingga semua ikan di lautan, burung di angkasa, hewan buas di hutan rimba semua orang mendo’akan orang yang berusaha dengan semaksimal mungkin untuk meraih ilmu.
Nabi pernah bersabda :
Artinya : barang siapa menapaki jalan yang ia menapaki jalan itu untuk mencari ilmu maka Allah memudahkan jalan baginya dari beberapa jalan (menuju) surga dan sesungguhnya para malaikat niscaya meletakkan sayap-sayapnya bagi pencari ilmu karena ridho (senang) dengan apa yang ia cari
……..



Sungguh mulya perjalanan kalian. Abdullah bin masud pernah berkata
“ada dua orang yang rakus yang tidak akan pernah merasakan kenyang yaitu :
1. pencari ilmu
2. pencari harta dunia
keduanya tidak sama, pecari ilmu akan semakin tambah ridho dari Allah sedang pencari harta akan semakin tambah melampaui para nabib atas dan semena-mena dan sombong..

anak-anakku.
Tidakkah kalian ingat, bagaimana Nabi Sulaiman ditawari Allah antara ilmu, kekayaan, jabatan Nabi memilih ilmu.
Dan kenyataanya semuanya dapat dicapainya.
Tidakkah kalian ingat para nabi para rosul para ulama’ dan sahabat, mereka lebih memilh ilmu…
Kenyataanya semua dapat mereka raih..
Adakah orang sukses tanpa ilmu...?
Adakah orang besar tanpa bekal ilmu…?
Adakah orang terhormat tanpa bekal ilmu..?
Maka beruntunglah kalian tetap bisa aktif mencari ilmu..
Ini adalah anugrah Allah yang perlu kalian syukuri…
Lihatlah disana …orang-orang yang tidak berilmu mereka dibuat cemoohan, mereka dinomor akhirkan, mereka tidak dianggap manusia….
Sungguh menyedihkan…
Anak-anakku……..
Janganlah kalian bersedih
Tentang makanan
Tentang pakaian
Tentang kendaraan
Tentang tempat tinggal
Tentang keturunan
Tentang nasib…
Kalian hanya menambah luka dihati..
Kesedihan tidak akan merubah ketentuan, tataplah di depan sana
Perjalanan hidup kalian masih tersisa esok, yang terjadi telah terjadi
Dan takkan kembali
Hidup anda adalah yang sekarang ini ada..
Perbaiki yang perlu diperbaiki
Kegagalan dihari kemarin adalah kesempatan dihari kemudian..
Tersenyumlah…
Kalian masih punya ilmu, iman, taqwa.
Kalian masih punya mata, tangan, kaki, hati.
Kalian masih punya sanak amili
Kalian masih punya guru dan orang tua
Kalian masih punya Allah yang mencukupi selama hidup ini..
Allah yang menentukan nasib kalian ..
Allah yang mengatur semua alam

Anak-anak ku…….
Kemarin kalian mengikuti perlombaan
Kalian belum berhasil
Sabarlah…………
Keberhasilan tidak berhenti kemarin saja
Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda kalian gelisa
Bapak ibu guru merasakan itu
Kami sedih kami kasihan
Ingin kami memeluk dan bilang” yang sabar anak-anak ku”
Allah punya rencana lain yang lebih baik untuk kalian!!!!
anak –anakku……….
bapak ibu guru saat memberi sangsi atas pelanggaran yang kalian lakukan sebenarnya bapak ibu guru kasihan melihat kalian,bapak ibu tidak tega ,bapak ibu tidak terima namun itulah yang terbaik untuk kalian,semoga di hari berikutnya kalian menjadi lebih baik,tidak lagi mengulangi kesalahan-kesalahan apalagalahan yang sama ,kalian lebih tahu hak dan kwajiban
mohon jangan salahkan bapak ibu,kami hanya menjalankan tugas dan ing yang terbaik untuk kalian.
jangan masukan hati,yang lalu biarlah berlalu,jangan ada rasa dendam da benci karena akan merugikan kalian sendiri,terimalah sangsi itu sebagi pelajaran untuk lebih hati-hati
anak-anakku…….
zaman globalisasi dapat merubah sikap dan pikiran…….gaya hidup lebih komplek budaya adapt terkatminasi oleh budaya asing berbagai warna cara hidup mewarnai cakrawala ini semua terkemas dalam system online akses kedunia luar semakin mudah dunia seakan selebar telapak tangan,
maka,ambilah yang positive lakukan yang menjadi ajaran agama jangan kalian nodai diri kalian dengan hal-hal yang di anggap tabu,batasi hidup dengan norma agama,bersikaplah dengan al ahlaku al karimah bentengi edeologi dengan akidah yang benar semoga kalian tetap di jalan yang benar dan di ridhoi oleh allah.
Anak-anakku
saat kami bapak ibu guru terbaring sakit
kami rindu kalian
kami rindu canda,tawa,manja kalian
dan saat kalian datang menjenguk sungguh itu merupakan obat mujarap yang tiaada bandingnya
hati ini bahagia hingga kami teteskan air mata bahagia
sakit itu sirnah saat kalian menayakan kabar kami
kami ingin rasanya bangkit dan cepat sembuh
biar bisa berdiri lagi didepan kelas didepan kalian
akan kami sampaikan banyak hal tentang kehidupan yang pernah warna,doakan kami.

Anak-anakku
Yang aku sampiakan adalah ilmu
Ilmu adalah cahaya Allah
Siapkan hati kalian untuk menerimanya
dengan hati jernih ikhlas ridho
Sekuat tenaga aku berupaya untuk tetap ikhlas dan rela menyampaikan ini…
Saat kalian menampakan sikap bosan, muak
Seakan kalian tidak menghendaki aku di depan kalian
Hati ini sedih…
Ingin aku teteskan air mata, namun aku tidak boleh seperti itu aku tidak boleh cengeng
Aku berusaha menampakkan senyuman meskipun terkadang hanya dibibir saja
Aku ingin memberi yang terbaik untuk kalian
Aku ikhlas
Aku ikhlas, dan berharap
Aku menyampaikannya tidak terpaksa
Tidak dengan hati marah, benci, tidak ridho
Saat kalian sorak-sorak saat bel keluar berbunyi aku sebenarnya menyimpan berbagai pertanyaan pada diriku sendiri
Berarti kalian tidak mengharapkan aku tetap di depan kalian, aku membosankan pada kalian, terus aku harus bagaimana aku yang seperti ini semoga esok kalian bisa sabar


Anak-anakku
menngerti tidak?
sering kami para dewan guru bersitegang karena memikirkan kalian…
Tak jarang sendirian, kata menyakitkan saling lempar
Hanya memikirkan kalian.
Di kantor kami memikirkan kalian
Di rapat kami memikirkan kalian
Dimana ada kesempatan kalian
yang menjadi bahasan pokok
Kami ingin yang terbaik untuk kalian
Tak jarang urusan keluarga kami tinggalkan demi kalian ..
Mohon mengertilah sedikit..
Hati ini senang dan bahagia
Kalau kalian masuk tepat waktu, belajar bersama
Mengikuti pelajaran dengan wajah senang
Menaati peraturan bukan karena keterpaksaan..
Menghaal yang perlu dihaal
Mengerjakan soal yang ditugaskan..
Hanya itu yang kami inginkan…
Anak-anak ku

Bapak dan ibu guru selalu berharap……..
Kalian menjadi siswa yang baik
Siswa yang jadi panutan
Siswa yang berprestasi……
Siswa yang mempunyai masa depan lebih cerah
Maafkan bapak ibu guru
Yang hanya bisa seperti ini
Ini sudah maksimal dari kami
Semoga kedepan kalian
Mempunyai guru yang lebih baik
Dan lebih bisa mengerti kalian
Lebih menyayangi dan lebih peduli.









Air mata pelaku dosa
Ya allah…
25 tahun telah aku lalui usia yang telah engkau tetap kepada hamba ini.
Semakin terkurang…….
Andai usia ku hanya 30 tahun
Maka aku hanya punya kesempatan 5 tahun lagi
Andai usia ku hanya 29 tahun
Maka aku hanya punya kesempatan 4 tahun lagi
Andai usia ku hanya 28 tahun
Maka aku hanya punya kesempatan 3 tahun lagi
Andai usia ku hanya 27 tahun
Maka aku hanya punya kesempatan 2 tahun lagi
Andai usia ku hanya 26 tahun
Maka aku hanya punya kesempatan 1 tahun lagi

Sementara selama ini
Beribu-ribu macam dosa telah aku lakukan……
Melukai perasaan orang tua
Melukai hati guru
Mecomooh teman
Mencelaka tetangga
Menfitnah orang lain
Melihat dah meyebarkan aib orang lai aku tahun
Berperangsakan buruk terhadap orang lain
Bohong untuk menututpi kesalahan
Dan lain sebagainya
Lantas siapa lagi?......
Engkau yang mempunyai ampunan
Hanya engkau tempat ku meminta ampun

Ya allah…….
Suatu hari aku kelap
Aku lakukan dosa yang sebenernya aku tahu bahwa itu adalah dosa
Saat itu aku benar-benar dalam tantangan
Memilih nafsu atau memilih angkau…
Aku salah..
Nafsuku lebih besar, sehingga aku lakukan
Hal yang ketika besok di hari kiamat
Di perlihaatakan aku benar2 malu…
Sesuatu yang tak pantas aku lakukan……
Saat puncak nafsu, aku berusaha ingat engkau…
Tapi nafsu mengalahkannya….
Sehingga terjadilah dosa itu…
Toh padahal hanya sebatas itu….
Aku sungguh menyesal setelahnya…
Aku teteskan air mata penyesalan…
Aku terus membaca isthgfar minta ampunan
Aku berjanji tidak akan mengulangi yang kedua kalinya….
Aku benar2 taubat..
Tapi apa kenyataanya..?
Saat ada kesempatan nafsu itu kemballi lagi dan mengajak untuk mengulangi dosa yang sama..
Hatiku berontak….
Akalku mencoba mengingat-Mu
Aku berusaha mengusir nafsu itu dengan ingat akan siksamu
Namun apa…?
Nikmat sesaatku telah melunturkan akal jernihku
Aku tertipu yang kedua kalinya….
Akupun menyesal kembalii
Aku tambah malu padamu
Kemarin aku janji namun saat ini aku langgar janji itu
Nafsuku lebih kuat dari pada akalku
Akupun bac istighfar lagi…
Dan beertaubat..
Tak berapa lama
Nafsu datang dengan lebih kuat
Mungkin karna sering ku turuti kemauaya…
Nafsu itu menghampiri ku
Dan menawan hatiku…
Nikmt sesaat lagi
Aku beontak
Aku lari untuk menghindar
Ku baca ayatmu
Ku ingat siksamu…
Nafsu tetap merayu, ia bilang
“tidak apa-apa, taubat setelah melakukan dosa itu akan lebih mantap,banyak hal baik akannmuncul seeetelah berbbbbuat kejeleken”
Ia merayu dan terus merayu
Aku pun luluh karenanya…………
Aku lakukan lagi dosa yang sama
Hasilny sama
Kenikmatan sesaat…
Akupun menjerit., aku mencemooh nafsu itu…
Aku bergegas ingaaat kamu
Aku baca istighfar lagi
Terus sampai kapan seperti ini…?
Aku takbisa membohongi engkau ya Allah
Aku ingin nafsu itu tdak menghampiiri ku lagi
Aku ingin hanya engkau yang selalu ada
Mohon tolonglah aku
Hanya kepadamu aku minta pertolongan
Ya Allah ..
Dalam ibadah aku seeering pamer
Seakan hanya aku yang bisa husyu’
Hanya aku yang paling banyak ibadah nya
Hanya aku yang paling benar cara ibadahnnya
Sehingga muncu rasa ujub
Aku bangga dengan diriku sendiri
Aku mencoba menghilangkan sifat itu
Tapi sungguh sangat berat
Saat ini aku bisa
Nanti kembali lagi
Saat ini sifat itu sirnah
Nanti muncul lebih heat lagi
Bagaimana ina ya Allah….
Aku ingin ikhlas
Murni karena engkau semata, tolonglah aku…..







Mata
Kadang aku malu…
Dengan kedua mataku..
Aku gunakan melihat sesuatu yang merupakan haq ku

Aku gelisah denan mataku
Akan di apakan…..
Oleh tuhan ku
Disaa semua janji nanti
Menjadi hal yang pasti
Di tempat ini
Aku lakukan ma’asy
Ku lihat ke sana ke mari
Tuk memuaskan birahi
Ya Allah….
Siapa yang akan mengamppuniku
Kalau bukan engkau
Ampunanmu lebbih dahuluu
Dari pada murkr atas dosaku

Hati
Aku dengki dengan hati
Aku sombong dengan hati
Aku pamer dengan hati
Aku benci dengan hati
Maksiat kedua tangan ini
Karena perintah hati
Dosa semua badan ini
Muncul dari dalam hati
Hati menangis menyesali dosa
Hat juga tertawa saat melekukan dosa
Hati takut pada siksa neraka
Hati juga bangga telah berbuat dosa
Orang selamat karena hatinya
Orang terkena laknat karna hatinya
Ya Allah …..
Jagalah hait ini agar tetap menyebut nama-Mu




Kenangan dan harapan

Dulu………
Waktu adalah waktu
Yang lalu tetaplah berlalu
Kenangan hanya tinggal kenangan
Tak mampu tuk terputar kembali kecuali ratapan dan ratapan

Kini………
Hidup adalah kenyataan
Perjuangan serta pengorbanan
Rintihan nan deritaan

Harapan……….
Aku tak tau
Masihkah ada jalan untukku
Masihkah ada peluang untukku

Ya Allah………..
Jiwa ini telah banyak ternodai
Oleh nafsu seta ma'shi
Kulupakan Engkau demi gengsi
Kuduakan Engkau demi harga diri

Ya Allah………
Hari esok adalah milikmu
Hari esok adalah rahasiamu
Bila Engkau izinkan aku untuk menemuinya
Jadikan itu sebagai jalan menuju ridzomu
Saat ini dan hari ini
Izinkan aku untuk berjaji
Akan berusaha menjadi lebih baik
Menjadi hamba yang dicintai sang kholiq





Hidup adalah penantian

Saat aku ada dikandungan ibuku
Aku berkata:
Kapan aku keluar ?
Kapan aku bisa melihat dunia?

Setelah aku keluar dan aku masih kecil
Aku berkata:
Kapan aku dewasa?
kapan aku mampu bergerak bebas?
kapan aku berhak menentukan sesuai pilihanku?

Setelah aku dewasa
Aku berkata:
Kenapa dunia begitu cepat?
Kenapa semua berlalu tanpa terasa?
Kenapa tak seperti yang kuharapkan?
Kenapa semuanya akan menjadi seperti semula?

Setelah aku tua
Aku berkata:
Inilah hidup
Hidup hanyalah penantian
Hidup adalah proses
Yang hasilnya akan ditentukan esok
Di hari akhir
Suka….duka
Ni'mat….adzab
Surga …..neraka
Adalah sesuai proses yang dikerjakan









Aku tak mampu

Bumi……
Kau melihat
Dimana aku melakukan iu
Hari……
Kau menyaksikan
Kapan aku melakukan itu
Malaikat………
Kau mencatat
Apa yang telah aku lakukan
Aku……..
Aku tau kapan dan dimana
Aku melakukan itu
Ya Allah………
Engkau tau
Dan maha lebih tau
Lalu……..
Apa yang akan Engkau berikan padaku?
Ya Allah………Jika itu siksa
Itu amat berat bagiku
Aku tak mampu menerima siksamu
Aku amat lemah ya Allah…..
Aku takmampu
Bila Engkau limpahkan siksamu
Aku mohon…………..


Bukankah

Ya Allah…
Bukankah Engkau pernah bilang
Engkau akan bersamaku dan semua hambamu
Ya Allah….
Bukankah Engkau juga pernah bilang
Engkau akan memenuhi semua permintaan hambamu
Ya Allah….
Bukankah bila Wngkau berjanji pasti akan Engkau penuhi
Tapi kenapa ?
Engkau disampingku
Engkau melihatku
Tidak menghindarkan aku
Dari berbuat durhaka padaMu
Kenapa……..?
Engkau biarkan
Aku mendustaiMu
Aku berpaling dariMu
Aku menganiayaMu
Kenapa……..ya Allah ?
Disini aku meminta
Saat ini aku memohon
Jadikanlah yang terbaik untukku
Untuk dunia dan Akhiratku
Demi aku melihatMu
Bersama semua yang bersaja padaku




Tau dan tidak tau

Aku tak tau
Berapa salahku
Semua badanku pernah berbuat dusta
Mata,telinga,lisan,hati dan semuanya

Aku tak tau
Masihkah sudi tuhanku
Untuk menghapus semua salahku
Yang semakin tambah setiap waktu

Aku tak tau
Kenapa aku berbuat seperti itu
Kenistaan yang semestinya aku sudah tau
Ataukah…….. itulah kebodohanku

Aku tak tau
Kapan aku mengahiri semua itu
Kembali kejalan Tuhanku
Sementara nafsuku selalu meminta itu

aku tau
Tuhanku maha tau
Ampunanya lebih dahulu
Dari pada murka atas dosaku

Ya Allah….
Terimakasih
Aku sekarang menjadi tau











Tak perlu

Bila aku bangga aku pandai
Akankah pandai selalu bersamaku
Sudah Banyak yang menjadi pikun
Tuli,lumpuh,dungu dan menjadi bodoh

Bila aku bangga aku kaya
Akankah kekayaan mampu menolongku
Sudah Banyak yang menjadi sombong dan angkuh
Dan ada yang menjadi gila

Bila aku bangga aku cantik aku ganteng
Akankah hidupku terjamin
Bagaiman jika dengan itu
Menjadi fitnah dan aku tak mampu menjaga amanah itu

Tak perlu sombong
Tak perlu banggakan diri
Tak perlu pamer
Tak perlu suudzon
Tak perlu iri dengki
Tak perlu rendahkan orang lain
Tak perlu lakukan yang tak perlu
Yang perlu
Masih banyak yang perlu dilakukan













Riya' dan ujub

Sayu-sayu terdengar suara adzan
Akupun bergegas memenuhi panggilan itu
Lalu kuhadapkan jiwa ragaku
Sepenuh kalbu
Baru menghadap
Datang sifat riyakku
Aku pamer dihadapan hamba-hambaMu
Aku yang paling khusyu'
Aku sadar
Aku mengusirnya
Akupun meneruskan ritual itu
Selesai aku kerjakan
Datang sifat ujubku
Aku bangga telah lakukan itu
Seakan hanya aku yang mampu lakukan itu
Aku sadar
Lalu aku mengusirnya
Akupun baca istighfar minta ampunan
Setelah itu
Aku terlena
Aku merasa sudah cukup
Aku sudah lakukan semua
Ya Allah…..
Ampunilah aku
Amouni jiwa ragaku yang hina ini













Engkau harapanku

Kurundukkan kepala
Memandang juwa rapuhku
Yang penuh kotoran dosa
penuh linangan nafsu
entah berapa juta
ku gunakan seluruh jiwa ragaku
aku mendurhakai Tuhanku
yang tak kunjung reda
sesaat aku ingat lalu sadar
seratus kaliaku kelap dan kabur
sekali aku menyebut nama Tuhanku
seribu kali aku mengucapkan kebohonganku
malam kusesali dosa
siang kuulangi dusta
siang aku baca istighfar
sore nafsu kuumbar
dihadapan Allah
aku pura-pura menangis dan menyesal
namun hatiku tak pernah gemetar
saat kuulangi dosa dan mungkar
ya Allah……
Engkau tinggal harapanku
Engkau hanya harapanku
Engkau tempat harapanku
Engkau tempatku mengadu
maafkanlah….




Taubat
Awal manusia diciptakan oleh allah adalah dalam keadaan suci terlepas dari dosa,dan nanti jika suatu saat mereka menjadi hina itu mereka telah ternoda dengan kotoran-kotoran dosa yang telah di lakukan untuk mengembalikan kesucian mnusia.allah swt memerintahkan pada semua pelaku ma’siat untuk kembali pada jalan allah swt dengan cara taubat sebagai mana yang allah perintahkan pada orang tua manusia yaitu nabi adam as allah berfirman:

Artinya” wahai orang-orang beriman taubatlah kalian semua kepada allah swt yang nasuha”

Sahabat umar bin khottab di Tanya tentang ma’na taubat nasuha beliau menjawab “ taubat nasuha yaitu apabila seseorang melakukan dosa tidak akan mengulangi dosa untuk selama-lamanya”sahabat Abdullah bin abbas juga pernah dintanya tentang ma' na taubat nasuha beliau lalu meriwayatkan sabda nabi Muhammad saw bahwa ma’na taubat nasuha yaitu:
1. rasa penyesalan yang sedalam-dalamnya dalam hati ataas tindakan ma’siat yang telah dia lakukan.
2. mengucapkan istighfar minta ampun pada allah swt dalam lisan.
3. anggota tubuh tidak di gunakan untuk mengulangi dosa-dosa yang pernah di lakukan untuk selama-lamanya.
Dalam surat ali-imron ayat 135-136 allah berfirman:
Artinya” oaring-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya dirinya sendiri mereka ingat allah,selalu memohon ampunan terhadap dosa-dosa mereka,dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari allah…..?dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu,sedang mereka mengetahui,mereka itu balasannya ialah ampunan dari tuhan mereka,dan surga di dalam nya mengalir sungai-sungai sedang mereka kekal di dalamnya,dan itulah sebaik-baiknya orang yang beramal”

Dalam ayat diatas di jelaskan bahwa pelaku ma’siat di wajibkan untuk meminta ampunan pada allah dan selalu ingat pada allah karna tiada yang mampu menganpuni dosa kecuali allah yang menciptakan dosa-dosa,secara jelasnya dari ayat diatas bisa di tarik kesimpulan:
1.pelaku ma’siat wajib minta ampunan kepada allah lisannya
2.anggota badannya tidak di gunakan lagi untuk melakukan kesalahan-kesalahan
3.Akan mendapat balasan pahala dari allah jika pelaku ma’siat mau melakukan saran-saran di atas
Dalam surat an-nisa’ayat 17-18 allah juga berfirman:
Artinya” sesungguhnya taubat di sisi allah hanya lah taubatnya orang-orang yang mengerjakan kejahata lantaran keberadaan yang kemudian mereka bertaubat dengan segera,maka mereka itulah yang di terima allah taubatnya,dan allah maha mengetahui lagi maha bijak,dan tidaklah taubat itu di terima allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan(barulah ia berkata sesunguhnya saya taubat sekarang dan tidak pula di terima taubat)orang-orang yang mati sedang mereka dalam keadaan kekafiran bagi orang-orang itu telah kami(allah)sediakan siksaan yang pedih”
Dan ayat ini juga bisa di ambil kesimpulan:
1.pelaku ma’siat haruslah bertaubat pada allah
2.taubat di lakukan seketika artinya tidak di tunda-tunda
3.allah menerima taubat nya orang-orang yang tidak menunda-nunda dalam taubat
4.allah tidak menerima taubatya orang yang dalam keadaan sakaratul maut
5.allah tidak menerima taubatnya orang-orang yang mati dalam keadaan kafir.
Nabi pernah bersabda yang di riwayatkan ibnu umar yang di riwayatkan oleh at-turmudzi:
Artinya” sesunguhnya allah swt menerima taubatnya hamba selagi belum waktu ghor-ghor(nyawa berada di tenggorokan saat akan meninggal)”
Surat an-nisa’ayat 109 dan ayat 116 allah berfirman:
Artinya” dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiyaya dirinya,kemudian dia memohon ampunan pada allah swt,niscaya dia mendapati allah zat maha pengampun lagi maha penyayang,
Sesunguhnya allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan(syirik)dengan dia,dan dia mengampuni dosa yang selain dari syirik itu bagi siapa yang dia kehendaki,barang siapa mempersekutukan allah maka sesunguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya”
Kesimpulan dari dua ayat di atas ialah:
1) pelaku ma’siat akan di ampuni dosanya jika mau minta ampun pada allah
2) allah akan mengampuni segala dosa hambanya selagi bukan dosa syirik(menyekutukan allah)
3) pelaku syirik adalah sesat
allah berfirman dalam surat an-nur:
artinya” dan taubatlah kalian semua wahai orang-orang beriman pada allah supaya kalian termasuk orang-orang yang beruntung”
dalam ayat lain alla swt juga berfirman yang artinya”dan dia adalah Dzat yang menerima taubat dari hamba-hambanya dan dia memaafkan atas kejelekan-kejelekan(menghilangkan dosa-dosa kejelekan pabila mereka mau taubat)
sebagian ahli hikmah mengatakan seseorang bisa di kata kan taubat abila :
1.menahan lisannya dari ucapan-ucapan yang tidak benar seperti,ghibah(membicarakan aib orang lain)bohong,namimah(adu domba)
2. dalam hatinya tidak ada perasaan hasud(iri)adawah(permusuhan)
3.menjauh orang-orang yang ahli ma’siat dan tidak mau berteman dengan mereka
4.jiwa nya selalu meyiapkan untuk menghabisi kematian dengan selalu minta ampunan allah,hatinya selalu ada penyesalan terhadap dosa-dosa yang dilakukan dan selalu berusaha mematuhi perintah allah dan mencari ridho allah swt.
Nabi Muhammad saw bersabda:
Artinya”orang yang minta ampunan allah dengan lisannya yang terus-menerus melakukan dosa itu seprti hal nya orang yang bercanda pada tuhan nya”
Jika manusia benar-benar mau taubat dan kembali pada allah itu apabila ia telah melakukan dosa ia segera menyesali atas perbuatannya dan meminta ampun pada allah dan tidak akan mengulangi perbuatannya,dan apabila syarat-syarat itu tidak di laksanakan maka sama hal nya ia bermain-main dengan allah swt,dan salahkah jika allah menyiksa nya dan ghodhob(marah) pada nya.
Rasullah saw bersabda yang di riwayatkan oleh ali ra:
Artinya”di tulis di sekelilingnya ‘arsy sebelum terciptanya adam kira-kira 4000 tahun”dan sesungguhnya aku (allah)sungguh dzat yang banyak mengampuni dosa bagi siapa saja yang mau bertaubat dan beramal baik”
Hadist ini menunjukkan bahwa siapa saja yang mau bertaubat dan minta ampunan allah kemudian ia beramal sholeh maka allah swt akan mengampuni dosa-dosanya,kaitannya dengan ini rasullah saw pernah bersabda yang di riwayatkan oleh abu nu’aim:
Artinya” sesungguhnya kebaikan-kebaikan itu bisa menghilangkan(membersihkan)kejelekan-kejelekan sebagai mana air bisa menghilangkan kotoran”
Dalam al-qur’an allah swt juga meyebutkan:
Allah swt berfirman yang artinya”dan ikutilah kejelekan dengan kebaikan karna kebaikan itu bisa menghapus kejelekan”dan banyak lagi hadist-hadist yang menjelaskan tentang permasalahan seperti ini,di antaranya yaitu hadist nabi:
Artinya”semua anak cucu adam itu banyak berbuat salah (dosa) dan sebaik-baiknya orang yang berbuat salah adalah orang yang mau bertaubat”
Nabi pernah bersabda bahwa allah swt bersabda”wahai hamba-hambaku kalian semua itu adalah makhluk yang berbuat dosa pada siang dan malam hari,dan aku maha mengampuni dosa maka kalian semua mintalah ampunn padaku aku akan mengampuni”H R bukhori dan muslim
Allah swt berfirman:
Artinya”sesungguhnya allah swt itu mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang suci
Abu nu’aim meriwayatkan hadits nabi bahwa”orang yang melakukan dosa dengan tertawa maka ia akan masuk neraka dengan menagis”
Imam athbaroni dan imam al-baihaqi meriwayatkan hadist nabi;
Artinya”orang yan g bertaubat itu adalah kekasih allah,dan orang yang bertaubat dari dosa itu bagaikan orang yang mempunyai dosa”
Rasullah saw yang merupakan insane ma’shum(terjaga dari dosa)beliau selalu meminta ampunan pada allah dan selalu berbuat amal sholeh sebagai mana hadist beliau
Artinya”demi allah sesungguhnya saya minta ampunan pada allah dan bertaubat pada nya dalam satu hari lebih dari 70 kali”
Ibnu sunni meriwayatkan hadist dari ‘aisyah bahwa” orang yang membaca istghfar sebanyak 70 kali dalam satu hari maka ia tercatat bukan termasuk golongan orang-orang yang pembohong, dan barang siapa membaca istighfar dalam satu malam sebanyak 70 kali maka ia tergolong bukan termasuk orang-orang yang lupa”
Dalam hadist lain rosullah juga bersabda yang di riwayatkan oleh imam atturmuzi dan imam addiya’:artinya”tiada suatu yang lebih di cintai allah dari dua tetes ya itu tetesan air mata karna takut pada allah dan tetesan darah yang di alirkan dalam peperangan di jalan allah”
Sahabat jabir ra meriwayatkan bahwa suatu hari datanglah seorang penduduk desa dan masuk di masjid rasullah saw lalu ia berdoa:
Artinya”sesungguhnya aku minta ampunan pada MU,dan aku bertaubat pada MU”
Kemudian orang itu bertakbir dan sholat,sehabis sholat Ali Ra mendatanginya dan berkata”wahai kamu ini sesungguhnya tergesa-gesanya lisan mengucapkan istighfar adalah taubatnya orang-orang yang bohong,dan taubat mu butuh di taubati lagi,lalu orang itu bertanya”wahai Amirul mu’minin apa itu taubatnya orang-orang yang benar?ali menjawab”taubat adalah nama bagi enam perkara yaitu:
1.rasa penyesalah terhadap kesalahan-kesalahan yang telah di lakukan
2.mengulangi (I’adah) pada kefarduan-kefarduan yang telah di sia-siakan (menjalankan kefarduan dengan tidak sungguh-sungguh )
3.mengembalikan barang-barang yang telah di dholimi pada yang memiliki
4.mendidik dan mengarahkan nafsu pada ketaatan
5.merasakan panasnya taat seperti hal nya merasakan manis nya ma’siat
6.menangis saat melakukan taat sebagai ganti saat tertawa melakukan ma’siat.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar