Tentang Hidup Saya

Tentang Rizqi, Saya harus berusaha supaya bisa menyantuni anak yatim, dhu'afa', shodaqoh, wakaf, jariyah dengan sebanyak-banyaknya
Tentang ajal, kematian adalah sesuatu yang paling dekat dengan saya, maka saya harus mempersiapkan diri untuk menyambutnya.
Tentang jodoh, dia pasti yang terbaik untuk saya dan saya juga yang terbaik untuk dia, harapannya saya dan dia sama-sama ikhlas, ridho, syukur, qona'ah, sabar, dan saling pengertian.
Tentang masa depan, saya tidak tahu, saya hanya bisa belajar dari masa lalu dan berusaha menjadi yang lebih baik.
Tentang harapan, saya kurang sabar saya hanya minta kepada Allah tergolong mina al-Shobirin, Al-Mukhlishin, Al-Mahbubin, Al-Mardliyyin, Al-Sholihin.
Tentang orang lain, mereka sebagai obyek pendidikan, jika saya tidak mau dilukai saya harus tidak boleh melukai, saya harus menghargai, tidak merendahkan karena belum tentu saya lebih baik dari mereka.
ALLAHU MA'II, ALLAHU NAADHIRII, ALLAHU SYAAHIDII.

Kamis, 24 Juni 2010

Dunia, Kenapa?

A. DUNIA

kehidupan merupakan suatu proses pengabdian makhluk pada tuhan untuk menetukan standar kelayakan statusnya sebagai seorang hamba. Dalam perjalananya proses itu meliputi berbagai tahapan tahapan mulai kehidupan dialam kandungan lalu alam Dunia kemudian alam Barzah dan finishnya adalah kehidupan dialam Akhirat. Kehidupan akhirat ini merupakan hakikat kehidupan yang segalanya akan ditentukan disitu. Dalam kesempatan ini akan dibahas tentang kehidupan dunia
Manusia dalam menjalani kehidupan dialam dunia perlu adanya interaksi dan sinergi dengan lingkungan sekeliling baik sesama atau pada makhluk hidup lain. Kesadaran serta kedewasaan sangat diperlukan dalam masa itu artinya kemenangan bukan miliknya orang-orang punya dan kuat kemenangan adalah hak bagi oang yang benar dengan memiliki hati nurani jernih dan lapang dalam berfikir
Dalam surat Ibrohim ayat :2-3 Allah berfirman
Artinya "dan kecelakaanlah bagi orang-orang kafir Karena siksaan yang sangat pedih,
(yaitu) orang-orang yang lebih menyukai kehidupan dunia dari pada kehidupan akhirat, dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan Allah itu bengkok. mereka itu berada dalam kesesatan yang jauh"

Dunia sebagai zona kehidupan yang sangat rawan terhadap berbagai ancaman,godaan dan rayuan,semua terkemas dengan kemasan yang sangat menarik oleh karena itu banyak yang terpeleset saat menapaki kehidupan dunia,ayat diatas menceritakan haliyah orang-orang kafir yang mendapat ancaman siksaan pedih disebabkan mereka memilih kehidupan dunia dari pada akhirat mereka meyakini bahwa hidup hanya satu kali yaitu hidup didunia, akhirat bagi mereka adalah bualan dan dongeng lelucon klasik sebagai mana yang difirmankan Allah dalam surat Al-Ro'd ayat : 5 yang artinya
"Dan jika (ada sesuatu) yang kamu herankan, Maka yang patut mengherankan adalah Ucapan mereka: "Apabila kami Telah menjadi tanah, apakah kami Sesungguhnya akan (dikembalikan) menjadi makhluk yang baru?" orang-orang Itulah yang kafir kepada Tuhannya; dan orang-orang Itulah (yang dilekatkan) belenggu di lehernya; mereka Itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya"
Mereka tidak meyakini hari kebangkitan
Dunia sebagai mana yang dikatakan syekh Ibrahin bin Ismail adalah "sesuatu yang paling sedikit diantara yang mempunyai sifat sedikit dan paling hina diantara perkara hina"
Dan juga satu riwayat yang artinya"dunia itu dilaknat,dilaknat apa yang didalamnya kecuali dunia yang ditujukan Allah"artinya yang dilaknat adalah dunia yang tidak ada nilai akhirat,apabila ternilai Akhirat seperti dunia yang dijadikan pelantara(wasilah)akhirat dengan ditasarufkan (dibelanjakan)dijalan kebaikan untuk belajar,sodakoh dan lain-lain maka dunia seperti itu tidak dilaknat.
Dan juga ayat : 6-7 surat Al-Rum
Artinya"(sebagai) janji yang Sebenarnya dari Allah. Allah tidak akan menyalahi janjinya, tetapi kebanyakan manusia tidak Mengetahui.
Mereka Hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia; sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai"
Dunia bagaikan racun yang mematikan, sebagai mana diriwayatkan Adzohak dari Jubair sewaktu nabi Adam dan Hawa ditrunkan dari surga keDunia keduanya tidak sadarkan diri selama 40 hari karna mencium bau busuk dunia dan sehabis Allah menciptakan dunia tidak pernah lagi melihatnya
Mencintai dunia sebagai awal kehancuran:
حب الدنيا رأس كل خطيئة
"Mencintai Dunia adalah pangkal dari semua kesalahan"
Artinya bermula dari rasa cinta terhadap dunia akan timbul berbagai kesalahan-kesalahan hal ini disebabkan dunia dapat menutup akal seseorang dari berfikir tentang Akhirat

FATAMORGANA

Dalam mengarungi bahtera kehidupan samudera alam fana sudah barang tentu akan ditemukan berbagai gelombang cobaan yang silih beganti,manusia yang sebagai pengemudi hidup diharapkan selalu waspada dalam megendalikan laju ideology yang dihembus angin keangkuhan begitu kencang dengan ditambah gelapnya kedengkian,batu dan kerikil kesombongan masuk dalam bahtera dengan selalu berusaha menenggelamkan bahtera dalam kenistaan,disatu sisi bekal kesabaran semakin menipis termakan oleh rakusnya sifat tama' dan iridingki dan disisi lain bibir pantai kesuksesan masih terlihat jauh.
Itulah gambaran hidup yang sebagian orang merasa begitu berat karna beban dan tantangan resiko besar.
Hati manusia diciptakan Allah dengan karakteristik suka terhadap sesuatu yang bersifat wah suka terhadap status social bergengsi serta mudah kagum pada sesuatu yang sekilas terlihat bagu,umumnya jika seseorang melihat hal yang mempesona menurutnya ia ingin sekali untuk melakukan hal yang sama serta memilikinya.
Segala sesuatu yang telah diciptakan Allah merupakan perhiasan, siapapun tertarik untuk memiliki,manusia mempunyai sifat penasaran yang membuatnya selalu ingin merasakan yang belum ia rasakan seseorang akan tertarik pada yang dimiliki orang lain ia melihat seakan nyaman dan enak dalam fisafat jawa adalah "wang sinawang" artinya seseorang akan melihat nyaman terhadap orang lain dalam berbagai sisi kehidupan
Al-Qr'an surat Ali imron ayat :185Artinya " kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan".
Dunia hanyalah tipuan dan fatamurgan kelihatan begitu menarik namun kenyataanya tidak,
Sewaktu Rosulullah saw dalam perjalanan mi'roj beliau dipanggil oleh seorang tua dengan berpakaian mewah penuh pernak pernik perhiasan dan beraroma wangi semerbak terlihat begitu anggun nan cantik namun Rosulullah tidak mau menengok lalau beliau bertanya pada malaikat Jibril
"wahai Jibril siapa tadi wanita yang memanggil-manggil?
Jibril menjawab"wanita tadi adalah gambaran dari dunia andai tuan menengok maka umat tuan akan tenggelam dalam gemerlapnya"
Dunia digambarkan wanita tua dengan berpakaian mewah penuh pernak pernik perhiasan dan beraroma wangi semerbak terlihat begitu anggun nan cantik namun ketika didekati suasana menjadi tidak menarik justru membosankan,itulah gambaran dunia hanya sebatas fata murgana bagus jika dilihat dari kejauhan.
Sebelum seseorang mempunyai rumah ia akan berfikir betapa ni'matnya mempunyai rumah begitu ia mempunyai semakin lama yang dirasakan hanya biasa-biasa saja ia akan membayangkan lagi betapa enaknya memiliki kendaraan serta fasilitas rumah yang memadahi namun begitu ia telah memilik ia akan merasakan biasa-biasa saja tidak seperti apa yang dibayangka dan ia akan membayangkan yang ia belum miliki sampai pada ahirnya ia mati sebelun semua keinginanya tercapai.
Dunia memang demikian,seseorang yang hatinya telah terikat oleh iming-iming dunia maka hatinya akan terus dililit oleh perasaan tama',gelisah dan sengsara terlebih jika melihat status orang yang lebih tinggi ia akan selalu berfikir bagaimana caranya mendapat jabatan,harta minimal sama dengan apa yang dilihat


PERMAINAN BELAKA

sudah sering Allah berfirman dalam kaitannnya dengan kehidupan dunia diantaranya dalam surat al-ankabut ayat 64 tentang dunia adalah permainan
Artinya: “Dan Tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. dan Sesungguhnya akhirat Itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.”
ayat ini menggambarkan kahidupan dunia hanya sebatas permainan belaka. Segala yang telah terjadi itu telah dimainkan Allah dan yang akan terjadi juga akan dimainkan Allah manusia hanya menjadi pemeran yang hanya bisa menjalankan permainan yang telah diskenariokan Allah, manusia tidak punya daya dan kekuatan terlebih memastika
peristiwa atau bencana hanyalah suatu permainan, kepedihan dan kebahagiaan juga permainan. Manusia digerakkan Allah kesana kemari jadi itu jadi ini bosan itu bosan ini dan sebagainya namun sayang manusia terkadang terlalu cemas menjalani hidup ini mungkin mereka lupa bahwa semuanya hanyalah permainan mereka tidak paham bahwa siapa hakikatnya yang membuat mereka menangis atau tertawa siapa yang mencabut harta, kekasih ,umur dan milik mereka,mereka mudah menyalahkan orang lain.
Dunia bagaikan "anak-anak yang sedang bermain mainan seperti rumah-rumahan,
toko-tokoan,masak-masaan dan bentuk mainan lain,mereka memeragakan semua permaian bagaikan kenyataan jika ada teman yang mengambil barang miliknya maka yang memiliki akan marah besar tidak jarang mereka saling bertengakar hanya memertahankan miliknya,tak jarang ada tangisan tawa terbahak-bahak namun pada ahirnya semua mainan itu mereka tinggalkan dan mereka hancurkan dan dibuang"
kehidupan didunia tak ubahnya seperti gambaran diatas hanya sebatas maianan yang tidak bernilai dan akan ditinggalkan, maka sayang jika ada yang tertipu oleh mainan dunia







TAK ADA YANG ABADI.

Disamping kehidupan dunia hanyalah permainan, kehidupan dunia dan semua yang ada didalamnya adalah hal-hal yang sifatnya tidak abadi serta cepat hilang dalam surat al-kahfi ayat 45 allah berfirman
Artinya : “Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia sebagai air hujan yang Kami turunkan dari langit, Maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. dan adalah Allah, Maha Kuasa atas segala sesuatu”

Imam jalaluddin dalam tafsirnya menyebutkan bahwa kehidupan dunia itu menyenangkan kelihatan begitu anggun dan indah namun tidak lama akan sirna. Bagaikan tumbuh-tumbuhan segar, semerbak aroma wanginya banyak buah atau bijinya kemudian tumbuhan itu menjadi tua dan kering lalu tumbuhan itu roboh diterpa angin. Ayat diatas senada dengan surat yunus ayat 24
Artinya : “Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu, adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dan langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai (pula) perhiasannyadan pemilik-permliknya mengira bahwa mereka pasti menguasasinya tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan (tanam-tanamannya) laksana tanam-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang-orang berfikir.”
Semua yang ada selain Allah tak ada yang abadi sifatnya hanya sementara,
apabila Allah memberikan anugerah kepada salah satu hambanya berupa ni'mat (rizqi,umur,sehat,jodoh,status social) pada dasarnya Allah sedang mengujinya dan semua yang telah diberikan hanya sebatas titipan yang tidak lama akan diambil lagi oleh Allah,
Allah berfirman bahwa semua tak ada yang abadi hanya Allah yang maha abadi:
كل شيئ هالك الا وجهه
Artinya"segala sesuatu akan hancur kecuali Allah"
Pengertian alam adalah semua yang selain Allah, alam dunia berarti semua selain Allah yang ada didunia yang mempunyai sifat baru (hadis)dan setiap yang baru pasti membutuhkan pada yang memperbarui (muhdis) yang memperbarui tiada lain adalah Allah karna sifat Allah adalah dahulu(qodim)dan kekal(baqo') yang selainya adalah rusak.
Tak ada yang abadi dalam dunia manusia akan mati,kepemilikan akan sirna,kecantikan akan menjadi tua dan akhirnya musnah,pengetahuan akan terkikis oleh usia dan ketika terserang setrok memori akan terkena virus yang pada giliranya akan terhapus (delet) dari otak dan hati,kegagahan fisik akan sirna termakan oleh usia.
Mengetahui bahwa tak ada yang abadi dalam dunia maka tak ada yang perlu diunggulkan tak ada untungnya membanggakan diri karna kelebihan yang dimiliki semua itu akan sirna,maka sombong sangat tidak layak bagi manusia apa yang disombongkan tidak akan bertahan lama.

ISTANA PERHIASAN

Segala bentuk yang telah diciptakan Allah didunia ini begitu menyenangkan mobil meneyenangkan, ganteng atau cantik menyenangkan, kaya menyenangkan, pandai juga menyenangkan, semuanya serba menyenangkan. Maklum dunia adalah tempat perhiasan semuanya disetting dengan mempunyai daya pikat yang luar biasa
Allah berfirman dalam surat al-imron ayat 14
Artinya : “ Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, Yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).”
Pertama dan yang paling awal manusia diberi sifat suka terhadap wanita, hal itu didorong oleh keinginan biologis manusiawy dimana dalam tiap diri manusia terdapat Quwwatun Syahwiyyatun(motifator untuk memenuhi kebutuhan biologis)yang telah ada mulai ia masih kecil, disamping juga kepribadian wanita itu sendiri yang menarik,indah dan menyenangkan.
Kepuasan kedua yaitu manusia menyukai anak-anaknya terlebih anak yang sukses, pandai, kemudian mencintai perhiasan seperti emas perak dll. Lalu manusia menyukai kendaraan mewah dan terakhir adalah suka terhadap hewan ternak. Semuanya yang telah disebutkan merupaka perhiasan dunia yang membanggakan, Manusia mencintai perkara-perkara diatas, disamping kepribadian barang-barang tersebut yang menyenangkan juga dapat menghasilkan

dalam surat al-kahfi ayat 46 allah berfirman
Artinya : “ Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.”
Harta maupun anak-anak dikatakan perhiasan karna memang umumnya seseorang mempunyai naluri untuk memiliki keduanya disamping karena keduanya adalah sesuatu yang menarik juga karena keduanya dapat memberi kontribusi besar kepada manusia
Sebagian mufassir mengartikan " amalan-amalan yang kekal lagi saleh" adalah kalimah tasbih yaitu "subhanallah walhamdulillah walailaha illallah Allahu akbar walahaula walaquwwata illa billahil'aliyyil 'adzim"barang siapa yang membaca kalimah ini mendapatkan pahala yang besar sebagaimana hadis Rosulullah yang artinya:
"dua kalimah yang ringan dalam lisan(dibaca)disukai Allah,berat di mizan/timbangan 'amal (nilai pahalanya besar)adalah :
Subhanallah wabihamdihi + subhanallahi al-Adzim"

Begitu juga surat al-baqoroh ayat 212:
Artinya : “ Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. dan Allah memberi rezki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas.”
Ayat-ayat diatas menjelaskan anak, istri, kendaraan adalah barang-barang yang menyenangkan dan menggiurkan rata-rata orang menyukainya,yang menjadi pertanyaan adalah kenapa semua diciptakan begitu indah dan menggiurkan ?
pada dasarnya dengan keindahan itu Allah sebenarnya menguji pada siapa saja yang hatinya paling tidak terpengaruh dengan keindahan dunia (zuhud) Allah memberi naluri pada manusia untuk mencintai hal yang indah dan juga menciptakan keindahan-keindahan yang ada disekelilingnya itu semua sekalilagi untuk menguji siapa yang hatinya paling tidak terpengaruh dengan keindahan dunia dan kembali pada Allah.
Allah berfirman dalam surat Al-kahfi ayat 7:
Artinya "Sesungguhnya kami Telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, agar kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya"
ayat ini juga menyebutkan bahwa apapun itu bentuknya yang telah Allah ciptakan dialam dunia itu sebagai cobaan kepada umat manusia siapa yang paling baik amalnya yaitu siapa yang hatinya paling tidak terpengaruh (Zuhud)oleh gemerlapnya dunia siapa yang hatinya paling tidak terikat oleh dunia,dunia baginya adalah sebatas pelantara(wasithoh) sampai(wushul) pada keagungan Allah swt.
Dalam surat Al-Anfal ayat : 28 Allah berfirman:
artinya "Dan Ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan Sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar"
artinya "Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. barangsiapa yang berbuat demikian Maka mereka Itulah orang-orang yang merugi.
Anak dan harta dapat menjadi fitnah bagi yang memiliki disebabkan daya pikat keduanya terhadap yang memiliki sehingga terkadang demi keduanya apapun dipertaruhan meskipun akidah islamiyyah sekalipun,emosional manusia akan selalu mamelihara dan menjaga keduanya melebihi menjaga dirinya sendiri.
Maka hati-hati dalam menjalani kehidupan karna hidup ini penuh cobaan yang selalu silih berganti,cobaan pertama selesai maka akan ada cobaan baru yang lebih besar begitu seterusnya,anak,harta,tahta,bisa menjerumuskan dalam nista yang berahir kekal di Neraka..Na'udzubillahi min dzalik

MASA DEPAN

Masa depan adalah kejadian-kejadian yang belum terjadi saat ini dan akan berlangsung dimasa yang akan datang (mustaqbal), masa depan datangnya secara otomatis,Seseorang mempunyai kesempatan untuk menapaki masa depan lebih baik (jika masih diberi sisa umur),berkaitan dengan masa depan allah Swt telah berfirman dalam surat Al-hasr ayat 18:
Artinya"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang Telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan."
Palajaran yang bias dipetik dari penggalan ayat ini adalah bahwa manusia perlu menengok masa lalunya demi keberhasilan dimasa yang akan datang,jangan sampai kegagalan masa lalu terulang kembali karna keteledoran(terjerumus dalam lubang yang sama)masa lalu sebagai guru terbaik "The experience is the best Teacher",
Syariat telah memberikan pencerahan kepada umatnya untuk lebih cermat dalam mensikapi semua bentuk kejadian yang telah lalu guna mengambil hikmah dibalik semua realita demi masa yang akan dating,dalam satu riwayat disebutkan:
الحكمة ضالة المؤمن
"Hikmah adalah barang hikangnya orang mu'min" artinya sebagai seorang mu'min berhak untuk mengambil hikmah dari manapun sumbernya karena pada dasarnya hikmah itu adalah miliknya sendiri,dalam riwayat lain disebutkan:
خذ الحكمة من أي وعاء كانت
"Ambilah hikmah dari manapun wadah(sumbernya)"
Jadi orang akan dikatakan bijak jika ia mampu memahamisemua realita yang telah lalu dan dijadikan sebagai pijakan dan guru untuk masa depan agar lebih baik
masa depan bisa diprediksikan manusia, manusia boleh bercita-cita setinggi mungkin manusia berhak berupaya untuk menyiapkan diri untuk masa depan lebih baik, lebih cerah, lebih bergengsi. manusia punya wewenang untuk kerja keras demi masa depan, namun kepastian hanya ditangan Allah, Dialah yang menentukan apa yang Dia kehendaki yaitu memberi kesuksesan dan juga memberi kegagalan. itu semua tergantung irodahNya, surat al-hasyr ayat 18 seperti yang telah disebutkan diatas telah jelas memberikan pengarahan agar manusia menghayati semua yang telah terjadi pada dirinya demi masa depan. kegagalan dimasa lalu adalah guru, kecerobohan dimasa lalu juga guru, kekurangan dimasa lalu juga guru yang semuanya dijadikan pijakan untuk masa depan agar lebih cerah, namun terusan ayat diatas adalah
dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan."
Artinya sinyal ayat ini adalah bagaimana manusia itu selalu waspada pada setiap yang telah,sedang dan akan dikerjakan karena Allah maha mengetahui segala tindakan,ucapan dan perasaan.
dalam surat al-lukman ayat 34 Allah berfirman :
"Sesungguhnya Allah, Hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari Kiamat; dan Dia-lah yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok"
Maksudnya manusia tidak dapat mengetahui dengan pasti apa yang akan diusahakannya besok atau yang akan diperolehnya(hasil dari usahanya), namun demikian mereka diwajibkan berusaha(ikhtiyar)
masa depan bukan milik manusia. masa depan adalah rahasia ِِِِِAllah Dia sendiri yang mengetahui, masa depan akan muncul begitu saja tanpa diduga-duga, masa depan akan ada tanpa ada paksaan dari manapun
ada 4 perkara yang telah dipastikan Allah terhadap setiap manusia
1. tentang rizqi
2. tentang ajal
3. tentang amal perbuatan
4. tentang nasib buruk atau baik
keempat itu telah ditentukan sejak manusia berada dalam rahim sang ibu yaitu sebelum manusia ada dalam alam dunia.
dalam satu riwayat disebutkan
عن عبد الرحمن عبد الله بن مسعود حدثنارسول الله وهوالصادق المصدوق ان احدكم يجمع خلقه في بطن امه اربعين يوما نطفة ثم يكون علقة مثل ذلك ثم يكون مضغة مثل ذالك ثم يرسل اليه الملك فينفخ فيه الروح ويؤ مر باءربع كلمات بكتب رزقه واجله وعمله وشقي اوسعيد
Artinya"dari Abdu Rohman Abdullah bin Mas'ud,Rosulullah bercerita pada kami dan beliaulah orang yang benar yang dibenarkan"sesungguhnya setiap individu dari kalian semua penciptaanya dikumpulkan dalam perut ibunya selama 40 hari berupa air sperma,40 hari kemudian menjadi segumpal darah, 40 hari kemudian menjadi segumpal daging,lalu Allah mengutus malaikat untuk meniupkan roh dan malaikat itu diperintah untuk menulis (menetapkan)4 perkara yaitu: rizqinya,ajalnya,amalperbuatanya,nasib celaka atau bahagianya"
Apapun dan siapapun telah ditentukan segala yang berkaitan denganya semisal masalah rizqi,umur,jodoh dan lain-lain,semua telah ditentukan dalam ilmu Azalinya Allah Swt
Dalam surat Al-Ro'd ayat :8 Allah berfirman:
artinya "Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, dan kandungan rahim yang kurang Sempurna dan yang bertambah. dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya"
semua telah ditentukan Allah batas,kadar dan jumlahnaya
dan juga ayat : 38 surat Al-Ro'd
Artinya " Dan Sesungguhnya kami Telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan kami memberikan kepada mereka isteri-isteri dan keturunan. dan tidak ada hak bagi seorang Rasul mendatangkan sesuatu ayat (mukjizat) melainkan dengan izin Allah. bagi tiap-tiap masa ada Kitab (yang tertentu)"
Ayat di atas ini menjelaskan tentang umur dan jodoh bagi nsetiap makhluq terutama manusia,keduanya merupakan ketetapan Azaly,
berikut adalah yang berkaitan dengan rizqi Allah berfirman dalam surat Al-Ro'd ayat : 26
Artinya "Allah meluaskan rezki dan menyempitkannya bagi siapa yang dia kehendaki. mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit"
Bahwa pada dasarnya rizqi seseorang itu telah ditentukan kadarnya tidak kurang juga tidak lebih kecuali atas kehendak Allah swt.
Sangat disayangkan bila terdapat orang dalam hidupnya selalu mengejar dunia sampai meninggalkan kewajibannya untuk beribadah. Waktunya dihabiskan untuk bekerja, fikirannya selalu terbelenggu oleh tipuan harta dunia, waktu baginya adalah uang. Semuanya memakai ukuran uang toh bila sudah dapat ia tidak akan merasakan lama, hartanya akan ditinggalkan.
mereka bekerja dengan dalih membahagiakan anak-anak, demi masa depan anak-anaknya ia khawatir tidak punya uang lalu anak-anaknya terlantar ia bekerja dan lupa pada yang menciptakan penghasilannya yaitu Allah. Ia menduakan Allah bahkan melupakan
Meskipun rizki telah ditentukan jumlahnya pada setiap manusia bukan berarti manusia berpangku tangan karena merasa rizkinya telah diatur, manusia perlu berusaha (berikhtiar) karena manusia tidak tau takdirnya ia harus bekerja untuk mencukupi kebutuhannya. Namun jangan sampai melupakan kewajiban pokonya untuk beribadah dalam filsafat jawa disebut"mbua' daging oleh kotot" (membuang daging dapat kulitnya)
Allah berfirman:

Ayat diatas jelas bahwa yang memberi rizki seseorang dan anak keturunannya adalah Allah maka jangan sampai karna anak menyebabkan seseorang lupa dengan kwajibanya untuk selalu taat pada Allah seseorang tidak perlu cemas dengan urusan itu karna semuanya telah dijatah rizqinya
sebagaimana firman Allah dalam surat al-ankabut ayat 60
Artinya : “ Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezkinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha mendengar lagi Maha mengetahui.”
Hanya saja manusia terkadang kurang memahami masalah ini mereka meyakini rizqi hanya dengan bekerja tanpa kerja berarti memilih mati mereka tidak sadar bahwa mereka telah berada dialiran Qodariyah(memastikan usaha dan menafikan takdir)yang sesat dan menyesatkan dan harus dihindari.
Bekerja memang menjadi kwajiban karena sebagai bentuk ikhtiyar namun jangan sampai meyakini bahwa rizqi dapat diperoleh hanya dengan bekerja tanpa kerja mati,terbukti kerja bukan jaminan orang menjadi mendapat rizqi atau mendapatkan tapi tidak sesuai apa yang diharapkan karna masing-masing orang sudah ditentukan kadar rizqinya ada yang banyak ada yang sedikit,jika bagianya adalah sedikit maka dikejar sampai manapun juga tidak akan mendapatkan ia tidak akan mati sebelun menghabiskan jatah rizqinya.
Allah berfirman dalam surat an-nahl ayat 71
Artinya : “ Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebagian yang lain dalam hal rezki, tetapi orang-orang yang dilebihkan (rezkinya itu) tidak mau memberikan rezki mereka kepada budak-budak yang mereka miliki, agar mereka sama (merasakan) rezki itu. Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah ?”
Mengenai ajal
Allah telah berfirman :
ذائقة الموت كل نفس
Dan juga dalam surat Al-Jum'ah ayat :8
Artinya "Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, Maka Sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, Kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu dia beritakan kepadamu apa yang Telah kamu kerjakan".
Dan juga dalam surat lukman ayat : 34
Artinya "dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal".
Dan juga dalam surat Al-munafiqun ayat :10-11
Artinya"Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang Telah kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: "Ya Rabb-ku, Mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan Aku dapat bersedekah dan Aku termasuk orang-orang yang saleh?" Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila Telah datang waktu kematiannya. dan Allah Maha mengenal apa yang kamu kerjakan"
Kesipulan dari ayat-ayat tentang ajal bahwa ajal merupakan batas manusia berada dialam dunia yang akan berada dialam Barzah yang selanjutnya akan menapaki hakikat kehidupan abadi yaitu di alam Akhirat (alam prmbalasan segala bentuk amal saat hidup di Dunia)
Dan ajal datangnya tidak bisa diprediksi ajal telah ditentukan mulai zaman Azaly
MIMPI DAN IMPIAN

sejak pertama kali manusia dilahirkan dari rahim sang ibu anak itu menangis dengan sekuat tenaga. ia menjerit histeris seakan ada sesuatu yang tersimpan dalam benaknya. tahukah anda kenapa anak itu menangis ??? terdapat berbagai persepsi dalam mema’nai hal ihwal tersebut. anak begitu lahir dari rahim sang ibu kontan menangis karena ia tahu ia pindah dialam dunia yaitu :alam yang penuh cobaan, rintangan, tipuan serta godaan sehingga jika salah dalam hal memilih maka kenistaan akan menimpanya selamanya. selamanya akan dipertaruhkan dialam itu, anak itu menangis karena ia khawatir, mampu atau tidakkah ia akan menjalani kehidupan dunia. ia cemas dan gelisah yang sangat dalam. anak itu menggenggam telapak tangan karena ia sebenarnya berusaha untuk memegang teguh tauhid (mengesakan allah) agar jangan sampai lepas dari genggamannya. dan jika pada akhirnya keyakinan itu lepas maka hal itu banyak kemungkinan dipengaruhi oleh lingkungan keluarga terutama orang tua.
nabi bersabda :
كل مولود يولد على الفطرة وانما أبواه يهودانه وينصرانه ويمجسانه
"Setiap anak yang lahir tu dilahirkan dalam keadaan fitrah(suci) adapun yang menjadikan menjadi yahudi, nasroni dan majusi adalah orang tuanya"
Manusia sewaktu berada diusia muda kondisi fisik akan berubah dan harapan juga akan berubah terlebih jika ada pada usia pubertas. Dimana pada saat itu ia dalam persimpangan jalan yang mencari jati dirinya, ia akan menentukan pilihannya sesuai dengan yang diharapkan ia tidak lagi disuapi ibu ia tidak lagi dituntun orang tua untuk berjala, makan, mandi, bermain dll. Kini kondisi fisik dan physics lebih matang dan tangguh kini dia lupa dengan masa kecilnya ia lupa saat masih kecil menangis meminta makanan pada orang tua semuanya sudah terhapus dalam memorinya.
Selewat masa muda ia berada dimasa tua yaitu dimasa dewasa dalam berfikir, ia lebih berhati-hati dalam memilih. Namun sayang kondisi fisik semakin lemah dan juga kondisi pshycis dan pada akhirnya memori dimasa kecil, kenangan dimasa muda yang begitu indah saat-saat bersama orang-orang dekat, dan semua kenangan dimasa lalu terhapuskan, hilang dari memori bagaikan mimpi.
Hidup memang bagaikan orang yang sedang mimpi, bagaimana tidak coba bayangkan, sewaktu seorang mengalami dimasa sempit ia sedang dililit problema kehidupan yang datang bertubi-tubi, saat itu ia berada dalam kedelimaan ia cemas dan khawatir yang sangat behat, fikiran melayang jauh mata sulit dipejamkan dimanapun terbayang polemiknya,makanan sudah tidak terasa makanan minuman juga demikian hati gundah hebat namun sewaktu dilema itu terlewati kondisipun menjadi tenang, fikiran tenang semakin lama seakan tidak pernah mengalami apa-apa toh padahal baru saja ia dalam kekecewaan yang luar biasa. Aneh bukan…???
Contoh lain sewaktu pelajar akan menghadapi unas ia mati-matian untuk belajar. Ia berusaha dengan kerja keras agar bias lulus, pagi belajar, siang belajar, sore belajar, malampun juga belajar dan kemudian berdo’a meminta dengan sepenuh hati kepada allah, ia teteskan air mata demi meminta kesuksesan dalam menghadapi ujian nasional. Ia lakukan apapun yang belum pernah ia lakukan . begitu unas terlalui dan dinyatakan lulus iapun tidak merasakan apa-apa hanya perasaan bahagia sebentar, lalu setelahnya ia akan menapaki hidup baru yang jauh dari kehidupan sebelumnya saat itu ia lupa dengan kehidupan masa lalunya saat menghadapi unas. Ia bagaikan bangun dari mimpi. Peristiwa yang ia lalui sebelumnya bagaikan mimpi.
Hidup terasa begitu cepat hari,bulan,tahun telah terlalui tanpa terasa semua berlalu begitu saja, saat seseorang termenung menengok masa laluya maka fikiran hanya mampu membayangkan apa yag telah terjadi,senang,susah,sebel,gelisah semua bagaikan mimpi.
Meskipun hidup bagaikan mimpi bukan berarti semua berlalu tanpa bekas karena apapun ucapapan dan perbuatan semuanya akan depertanggung jawabkan.
Allah berfirman dalam surat Al-Zalzalah ayat : 7-8
Artinya"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula"
Artinya apapun yang telah dilakukan akan mendapat balasan amalnya baik balasan baik ataupun jelek.
Tujuan penulis mengatakan hidup bagaikan mimpi artinya sewaktu mengahadapi beebagai problema kehidupan seseorang jangan terlalu cemas,gelisah dan terlalu difikirkan yang akan berdampak pada kemedhorotan(kerusakan)pada jiwa maupun raga terlebih sampai meninggalkan kewajiban karena suatu permasalahan, sedih jangan terlalu sedih, suka jangan terlalu suka, cinta jangan terlalu cinta dan benci jangan terlalu benci karena semua yang terjadi sudah diskenariokan oleh allah. Allah yang mengawali Allah pula yang akan mengakhiri, semua disetting Allah untuk menguji kepada seluruh hambanya, bagaimana hambanya menghadapi dan menyikapi realita yang menimpanya. Allah sengaja mengatur yang demikian dengan membuat manusia menangis, menjadikan manusia tertawa karena Allah ingin menguji sampai batas mana kepercayaan hamba pada tuhannya.
Allah berfirman dalam surat al-mulk ayat 2
artinya "Yang menjadikan mati dan hidup, supaya dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. dan dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun"
Semua yang telah terjadi pada diri manusia apapun itu, semua tidak ada yang sia-sia. Dibalik setiap realita ada pelajaran yang bisa dibuat untuk pelajaran untuk menapaki sisa kehidupan yang ada (mengambil hikmahnya)
Allah berfirman dalam surat ali-imron ayat 19
" "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan Ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, Maka peliharalah kami dari siksa neraka"
Melihat kehidupan bagaikan mimpi maka manusia dalam melangsungkan kehidupan paling tidak punya impian dengan harapan impian itu menjadikan sikap optimis dalam melangkah. Seseorang menjadi lebih bergairah dalam menjalankan tugasnya menjadi hamba. Sebagaimana yang telah disebutkan dalam kata mutiara
الطير يطير بجناحيه والانسان يطير بهمته
Burung terbagn dengan sayapnya
Sedang manusia terbang dengan cita-itanya / impian / harapannya
Jadi impian itu sebagai antisipasi agar manusia tidak tertumpu pada keputusan tuhan (takdir) sehingga melupakan usaha (ikhtiyar) sebagaimana ideoogi kaum jabariyah yang menafsirkan usaha dan melupakan takdir. Sebagaimana ideology qodariyah yang memastikan usaha dan menafikan takdir.
Terkait dengan impian manusia perlu memiliki dua sikap :
1. khouf (cemas, khawatir)
2. raja’ (harapan, impian)
khouf dalam artian manusia perlu memiliki sifat cemas (psimis) terhadap semua yang telah dikerjakan baik yang terkait dengan ibadah (hubungan kepada allah) maupun mu’amalah (hubungan pada sesame) jangan-jangan usaha selama ini tidak diterima allah dan tidak sesuai dengan yang diharapkan allah. Jangan-jangan pilihan manusia yang diyakini akan kebenarannya/ suatu pilihan yang dianggap tepat itu tidak sesuai dengan yang diharapkan Allah.
Allah berfirman dalam surat al-baqoroh ayat 216
artinya."Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak Mengetahui."
Meskipun ayat ini berkaitan dengan masalah jihad melawan orang kafir namun ayat yang artinya ". boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu"adalah ayat yang umum artinya kebencian atau kesukaan dalam suatu pilihan bisa mencakup kepada seluruh aspek bukan hanya masalah pergi jihad.
Manusia bukanya tidak berhak menentukan pilihan sesuai yang ia yakini baik dan menjauh apa yang diyakini tidak baik justru diantara fungsi manusia diberi akal adalah untuk menentukan pilihan sesuai kapasitasnya akal karna hidup adalah pilihan manusia dianjurkan merumuskan dan memilah mana yang paling baik,yang dimaksud dalam ayat ini yang sesuai sebab turun(asbabu nuzul)nya adalah orang-orang munafik yang memilih untuk tidak ikut perang bersama Rosulullah karna alasan yang dibuat-buat mereka ternyata pilihan yang dipilih orang munafiq itu tidak baik dan yang mereka benci yaitu ikut jihad adalah amal yang baik,dan ketika ayat ini ini disodorkan pada masalah lain yang sesuai dengan alasan (illat)nya maka itu adalah sah-sah saja.
Denga bersikap khauf (pesimis)seseorang akan lebih berhati-hati(ikhtiyath) dalam memilih, selalu mempertimbangkan efek yang akan terjadi sehingga ia tidak hanya asal pilih
Raja’ artinya : manusia perlu memiliki harapan kuat (optimis) dalam menjalankan roda kehidupan yang berputar setiap saat . terkait dengan ibadah disamping manusia punya sifat cemas apakah diterima Allah atau tidak manusia juga perlu bahwa Allah maha maha pengasih Allah tau apa yang dirasakan setiap hambanya dan allah akan memberi balasan terhadap apa yang telah diusahakan. Allah akan memberi jalan atas segala kesulitan. Allah sendiri menganjurkan agar manusia meminta terhadap Allah terhadap kebutuhannya dalam surat al-baqoroh ayat 186 Allah berfirman :
Artinya : “ Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”
Roja' adalah sikap optimis dalam menentukan pilihan, seseorang yang bersikap seperti ini maka ia akan merasa tenang karna ia yakin bahwa Allah selalu memberi kemudahan bagi siapa saja yang memintaNya,namun dalam menentukan pilihan harus didasari alasan tepat yang tentunya tidak berseberangan dengan ajara syariat




MENGGAPAI SUKSES DARI KEKURANGAN

Semua yang ada dialam fana’ ini diciptakan oleh Allah dengan berpasang-pasang ada siang ada malam ada matahri ada rembulan ada baik ada jelek ada kelebihan karena adanya kekurangan ada pandai ada bodoh ada kaya ada miskin ada kesuksesan karena adanya kegagalan ada laki-laki ada wanita dll. Masing-masing pasangan akan selalu ada dan tidak bisa dipisahkan. Jika seorang sedang mengalami senang maka tunggu ia akan merasakan sedih. Begitu juga bila terdapat orang yang memiliki sesuatu maka tunggu ia akan kehilangan sesuatu itu, bila ada orang yang sedang dalam dilemma sabar dan tunggu dilemma akan menjadi bahagia tidak heran pula jika ada kekurangan maka disitu terdapat kelebihan.
Setiap insan ditakdirkan dalam kondisi lemah sebagaimana firman Allah
وخلق الأنسان ضعيفا
Artinya : “manusiadiciptakan dalam keadaan lemah"
manusia mempunyai keterbatasan dan kekurangan,kondisi setiap orang itu telah ditentukan Allah sesuai dengan kapasitasnya sebagai manusia,setatus social yang berbeda serta keberadaan financial yang berbeda juga telah disesuaikan dengan kapabilitas seseorang dan Allah tidak akan membebani apa yang manusia tidakmamou menangggungnya,dalam surat Al-baqoroh Allah berfiman:
Artinya " Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. beri ma'aflah Kami; ampunilah Kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, Maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir."
Apabila terdapat seseorang dengan kondisi ekonominya dibawah setandar umum, atau terdapat orang yang sedang sakit atau keadaan status social yang rendah dimata umum, itu karena mereka sanggup menerima dan menjalani hidup dengan kondisi yang seperti itu dan itu merupakan jalan terbaik baginya jika mampu mencerna hikmah dibalik semua realita yang dialami,namun sayang terkadang manusia kurang tanggap justru pikiranya selalu memberontak dan lebih jauh yaitu mereka menyalahkan Allah.
Kebodohan yang tidak disengaja,kemiskinan serta kondisi fisik yang kurang menguntungkan menurut khalayak bukanlah merupakan aib yang ditakuti justru hakikatnya ia mempunya peluang besar untuk sukses,sebodoh apapun seseorang pasti punya kelebihan dibidang tertentu dan sejelek apapun bentuk fisik pasti ia mempunyai kelebihan dan semiskin apapun seseorang pasti ia mempunyi kelebihan.
Maka jalan menuju suksesnya adalah bagaimana ia mengasah terus setajam mungkin kelebihan yang ia miliki manfaatkan segala yang bisa dimanfaatkan, namun harus tetap berada direl yang benar
Banyak sudah orang sukses berangkat dari kekuranganya,ai mampu mema'nai kondisi kemudian ia terpacu dengan kondisi yang demikian,seseorang tidak perlu hawatir dan cemas dengan kekurang yang ada dalam dirinya justru ia harus bangga karna kesempatan telah berada didepan mata,sukses telah menanti tinggal bagaimana ia memaksimalkan kekurangan itu.
Sukses bukan berarti kaya,pandai dan jabatan tinggi namun sukses adalah bagaimana ia mampu memenej hati untuk selalu menerima(Qona'ah)terhadap apapun yang telah diberikan Allah,uang bukan jaminan begitu juga status social bukan jaminan, terbukti banyak pejabat yang hidup dalam penjara,pengusaha dipenjara.
sukses adalah perasaan nyaman, tenang dan damai dengan segala yang ada sambil terus berusaha untuk menjadi lebih baik,dalam urusa dunia ia melihat yang dibawahnya namun dalam urusan Akhirat ia melihat yang diatasnya,tidak sebaliknya karma ketika melihat yang lebih tinggi dalam urusan dunia maka ia akan gelisah dan sakit hati yang sulit ditemukan obatnya karma dunia bagaikan "ngombe banyu segoro"(orang dahaga minum air laut) tentu tak akan membuatnya segar justru semakin tamabah dahaga
dalam salah satu kalam mutiara disebutkan :
ليس المسكين مسكينا بعدم المال ولكن المسكين بعدم العلم
"Bukanya hakikat miskin karma tidak adanya harta tapi miskian disebabkan tidak adanya ilmu"
Buat apa kaya kalau kaya menjadinya orang yang tak bermoral, buat apa pandai kalau kepandainya dibuat menipu yang lain, dan buat apa cantik,ganteng kalau cantik dan gantengnya membuat ia tergoda serta menjadikan fitnah yang semuanya justru menjadikan sikap angkuh,sombong
"ojo dumeh sugeh banjor dosemugih"
"Nabi Sulaiman luwih sugeh gelem sembahyang"
"ojo dumeh bagus banjor dogemagos"
"Nabi Yusuf luwih bagos gelem sembahyang"
"ojo dumeh ayu banjor dokemayu"
"Siti Fatimah luwih ayu gelem sembahyang"
"ojo dumeh pinter banjor dokeminter"
"Nabi Muhammad luwih pinter gelem sembahyang"
Oleh karena itu raih sukses dari kekurangan,penulis tidak mengajak untuk hidup dalam kondisi tidak punya namun materi yang penulis sampaikan mengharap bisa memberi kesan moral serta bersifat membesarkan hati pada ikhwan muslimin muslimat yang sedang dalam kondisi kekurangan sesuai standar umum,tidak perlu cemas dan gelisah dalam mengahadapi semua realita, itulah jalan terbaik tinggal bagaimana mensikapi dan memenejnya,sebagai manusia yang hidup didunia maka perlu memiliki dunia dan yang lebih penting adalah menyiapkan buntuk kehidupan di Akhirat yang merupakan hakihat kehidupan,
Jika manusia mau bersunguh-sungguh serta menerima apa adanya dengan selalu berusaha memperbiki diri maka tidak menutup kemungkinan nasib akan berubah menjadi lebih baik Allah mampu meubah nasib seseorang atas kehendakNya,manusia dalam hal-hal tertentu harus tetap optimis yakin dengan sifat belas kasihnya Allah (Al-Rohman),
tak heran jika ada seseorang yang tiba-tibamenjadi kaya, tiba-tiba berubah menjadi miskin,menjadi ini menjadi itu itu semua adalah irodah Allah
Allah berfirman dalam sutat A-Ro'd ayat :38-39
Artinya"dan tidak ada hak bagi seorang Rasul mendatangkan sesuatu ayat (mukjizat) melainkan dengan izin Allah. bagi tiap-tiap masa ada Kitab (yang tertentu).
Allah menghapuskan apa yang dia kehendaki dan menetapkan (apa yang dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh mahfuzh)"
Apapun bisa terjadi tak ada yang tidak mungkin dan realita yang didepan mata bisa berubah bahkan nasib sekalipun karna jika Allah berkehendak maka pasti akan terwujud sebagai mana arti ayat ahir dari surat yasin
''Sesungguhnya keadaan-Nya apabila dia menghendaki sesuatu hanyalah Berkata kepadanya: "Jadilah!" Maka terjadilah ia."tidak ada yang sulit bagiNya,
Artinya"Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, Maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia"
Nasib bisa berubah jika ada usaha sungguh-sungguh dari manusia, nasib yang bisa berubah sesuai usaha ini disebut(Qodzo' Mu'allaq) sedang nasib yang tidak bisa berubah disebut Qodzo' Mubrom


HIDUP BAHAGIA

Untuk mencapai bagaimana merasakan hidup bahagia diperlukan adanya usaha-usaha kearah itu. Diantara cara meraih hidup bahagia adalah menyikapi kenyataan yang ada pada diri dan lingkungan dengan ketulusan serta kerelaan hati dalam menerimanya. Hal-hal yang berkaitan dengan jasmani yang meliputi kesehatan kecantikan, kekurangan atau kelebihan fisik dll. Ataupun yang berkaitan dengan rohani seperti kapasitas serta kapabilitas yang ada ketenangan atau kerusakan semuanya perlu disikapi lapang dada dan berkeyakinan itulah yang terbaik
Bahagia adalah suatu perasaan yang ada pada hati, perasaan itu tidak berwujud namun bisa berkurang dan bisa berkembang, perasaan bahagia tidak bisa diukur oleh materi dan status social perasaan itu murni berasal dari lubuk hati yang paling dalam. Yang tumbuh dan berkembang seiring ketulusan hati dalam menerima semua realita. Menyikapi dengan penuh keikhlasan, kerelaan serta tidak meronta dan memberontak serta selalu husnudhdhon pada Allah.
Bentuk kebahagiaan itu relative artinya modelnya berbeda antara orang yang satu dengan yang lainnya karena kebahagiaan itu tidak bias dirumuskan kenyataan yang dianggap orang lain itu suatu keindahan serta kebahagiaan belum tentu sama yang dirasakan pelakunya kepemilikan rumah mewah, mobil mewah, status social tinggi belum menjamin menjadikan kebahagiaan bagi pemiliknya. Semisal rumah sakit bertaraf international dengan ditunjang fasilitas yang memadahi penuh hiasan terlebih diwaktu malam kelihatan anggun justru penghuninya 99% adalah menderita. Sebaliknya rumah beratap genteng berlantai tanah jauh dari keramaian justru anaknya banyak keinginannya tidak aneh-aneh dan terasa nyaman bisa berinteraksi dengan lingkungan sekelilingnya dengan penuh canda tawa. Jadi intinya keberadaan financial yang lebih, keunggulan dalam status social itu bukan jaminan seseorang bias bahagia namun begitu perlu diingat orang tidak punya juga tidak selalu menerima dan bahagia.
Menyikapi kenyataan seperti yang telah disebutkan diatas penulis katakana hidup sudah ada yang mengatur, manusia tinggal menjalankan apa adanya. Jika dikehendaki punya maka tidak akan kemana dan jika dikehendaki tidak punya maka dicari dimanapun juga tidak akan menemukannya namun manusia perlu berusaha karena siapapun tidak ada yang tau takdirnya apa ia bodoh, pandai, kaya, miskin, bahagia, nista dll. Manusia diberi akal untuk memilih mana yang harus mereka kerjakan dan usahakan. Manusia perlu kerja keras untuk meraih impiannya :
همة الرجال فوق الجبال
"Cita-cita seseorang itu setinggi gunung"artinya orang bercita-cita itu cita-cita yang tinggi sekalian biar lebih memacu untuk selalu berusaha dan berkarya

Sikap seorang terhadap yang lain harus positif tinking (husnudhdhon) karena jika sebaliknya yaitu perasangka buruk maka akan menyebabkan penderitaan pada diri sendiri yang tak berujung. Sertiap tarikan nafas akan terasa pedih dan gelisah. Menjadikan gerakan tidak bebas terbatasi oleh hal yang dibuat sendiri oleh karena itu jika melihat orang lain bertindak yang kurang wajar menurut rasional seorang maka orang itu tidak boleh menyalahkan, siapa tau kebahagiaannya ada disitu jangan menyalahkan pendiam, pemalas dan yang lain siapa tau kebahagiaannya ada disitu. Jangan dipaksakan seperti yang dirasakan seorang karena status sama tidak menjamin kebahagiaan yang sama. Sesama pejabat perasaan dan kebahagiaannya tidak sama. Sesama polisi, guru, petani, pedagang, pelajar, karyawan perasaannya juga
Namun perlu digaris bawahi yang tidak boleh mematikan karakter orang lain itu jika tidak ada keterkaitan dengan syariat dan jika ada anjuran maka boleh untuk memaksakan kehendak orang lain.
من رأى منكم منكرا فليغيره بيده وان لم يستطع فبلسانه وان لم يستطع فبقلبه وذلك أضعف الايمان
Artinya "barang siapa melihat suatu kemungkaran maka ia wajib merubahnya dengan tangan (kekuasaan jika ia mempunyai kekuasaan)apabila tidak mampu maka dengan lisan (memberi pencerahan bila ia termasuk ahli memberi mauidzoh)dan apabila tidak mampu kedua-duanya maka dengan hatinya(ingkar dengan hati)demikian itu(ingkar dengan hati)merupakan paling lemahnya iman"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar