Tentang Hidup Saya

Tentang Rizqi, Saya harus berusaha supaya bisa menyantuni anak yatim, dhu'afa', shodaqoh, wakaf, jariyah dengan sebanyak-banyaknya
Tentang ajal, kematian adalah sesuatu yang paling dekat dengan saya, maka saya harus mempersiapkan diri untuk menyambutnya.
Tentang jodoh, dia pasti yang terbaik untuk saya dan saya juga yang terbaik untuk dia, harapannya saya dan dia sama-sama ikhlas, ridho, syukur, qona'ah, sabar, dan saling pengertian.
Tentang masa depan, saya tidak tahu, saya hanya bisa belajar dari masa lalu dan berusaha menjadi yang lebih baik.
Tentang harapan, saya kurang sabar saya hanya minta kepada Allah tergolong mina al-Shobirin, Al-Mukhlishin, Al-Mahbubin, Al-Mardliyyin, Al-Sholihin.
Tentang orang lain, mereka sebagai obyek pendidikan, jika saya tidak mau dilukai saya harus tidak boleh melukai, saya harus menghargai, tidak merendahkan karena belum tentu saya lebih baik dari mereka.
ALLAHU MA'II, ALLAHU NAADHIRII, ALLAHU SYAAHIDII.

Kamis, 24 Juni 2010

Apa sih yang tidak mungkin terjadi ?

Diantara karakter kehidupan dunia adalah BERUBAH
Apapun Bisa Terjadi, Perkara Yang Dianggap Tabu manusia mudah saja berbalik arah, sesuatu yang dikira tidak mungkin terjadi sangat mudah bagi allah untuk mewujudkannya.
Masih ingatkah kasus seorang anak ajaib, ya…….ponari namanya, dengan perantara batu yang dikeramatkan ia mendapat keuntungan materi yang tidak sedikit.awalnya ia sosok yang tidak ada apa-apa, tidak ada yang tahu, begitu allah berkehendak mengenalkan pada publik serta memberi lebih cukup allah menitipkan batu padanya, mudahkan bagi alloh?....siapa yang menyangka ponari menjadi demikian ?
ingatkah kasus lumpur lapindo sidoarjo jawa timur?
Siapa yang mengira akan terjadi musibah luar biasa itu…sudah berapa jiwa yang terkena dampak negatifnya, berapa harta karun yang rusak dan musnah, berapa kesempatan yang hilang dari bayangan rakyat disitu?........bag i Allah sangat mudah merubah itu semua?.....

Ingatkah tragedy tsunami diaceh… ? juga gempa disumut dan jogja?....kira-kira siapa yang menyangka datangnya musibah yang menelan ribuan jiwa serta triliunan rupiah ?..........
Saat kita menyaksikan acara berita diberbagai stasiun televisi juga berita radio kita setiap hari akan menyaksikan realita yang datangnya tidak disangka-sangka, apapun bisa terjadi, contoh saja acara bedah rumah di RCTI.
Saya kira pemilik rumah yang direnovasi tim bedah rumah tidak membayangkan datangnya keajaiban itu. Juga kasus lain… jadi apapun bisa terjadi. Dalam hidup tidak boleh pesimis untuk meraih cita-cita luhur.
Kita mesti yakin bahwa mewujudkan impian seorang hamba bagi Allah sangat mudah karena Allah sendiri telah berjanji dalam firmannya, “ Wahai Muhammad, jika hambaku tanya padamu tentang aku (katakan) sesungguhnya aku (sangat) dekat (pada mereka), aku mengabulkan permohonan para pemohon jika ia meminta, maka mintalah dikabulkan doa padaku.” (QS. Al-Baqoroh).
Teruslah berharap untuk menjadi lebih baik, kesempatan sudah disediakan, kesuksesan sudah menunggu.
Sayang, manusia mempunyai karakter tergesa-gesa harapannya begitu mereka meminta langsung mendapatkan, mereka melupakan diri bahwa dalam hidup ini ada proses…
Sukses melalui proses, bahagia lewat proses, kesetiaan dan kasih sayang juga melalui proses yang tidak mudah, maka berusahalah sambil tawakkal adalah jalan menuju sukses.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar